Headline.co.id, Dusun Dayakan ~ yang terletak di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, kembali menggelar tradisi tahunan Merti Dusun dengan mengambil air dari sumur bersejarah, Sumur Mbah Harjo Diryo. Tradisi ini telah berlangsung selama 120 tahun dan sumur tersebut tidak pernah mengalami kekeringan. Acara ini diadakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
Sumur Mbah Harjo Diryo dikenal sebagai sumber air yang tidak pernah kering, bahkan di musim kemarau. Masyarakat Dusun Dayakan percaya bahwa sumur ini memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi. Setiap tahun, warga berkumpul untuk mengambil air dari sumur ini sebagai simbol keberkahan dan kelestarian lingkungan. Tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarwarga.
Menurut Pasha Yudha Ernowo, seorang tokoh masyarakat setempat, Merti Dusun Dayakan bukan hanya sekadar ritual mengambil air, tetapi juga merupakan wujud syukur atas rezeki yang diberikan alam. “Kami berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan oleh generasi mendatang,” ujarnya. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, seperti pertunjukan seni dan kuliner tradisional, yang menambah semarak suasana.
Pemerintah Kabupaten Sleman mendukung penuh pelaksanaan Merti Dusun Dayakan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Dukungan ini diwujudkan dalam bentuk fasilitasi dan promosi acara agar lebih dikenal luas. Dengan demikian, tradisi ini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Dayakan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat meningkatkan perekonomian lokal.




















