Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga ruang digital di Indonesia. Dalam sebuah acara yang digelar pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Jakarta, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, menyampaikan bahwa pelajar tidak hanya harus menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan etika di dunia maya.
Semuel menegaskan bahwa pelajar memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat dan aman. “Kita harus mendorong generasi muda untuk tidak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami risiko dan tanggung jawab yang menyertainya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pendidikan literasi digital harus menjadi bagian integral dari kurikulum sekolah untuk membekali pelajar dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut, Kominfo juga mengumumkan rencana untuk memperluas program literasi digital ke lebih banyak sekolah di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar mengenai pentingnya menjaga privasi, menghindari penyebaran informasi palsu, dan berperilaku bijak di media sosial. “Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan bahwa setiap pelajar memiliki akses ke pendidikan literasi digital yang memadai,” tambah Semuel.
Selain itu, Kominfo juga mengajak orang tua dan guru untuk berperan aktif dalam mendampingi anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi. Dengan kolaborasi pemerintah, sekolah, dan keluarga, diharapkan ruang digital di Indonesia dapat menjadi lebih aman dan kondusif bagi perkembangan generasi muda.





















