Headline.co.id, Anisa Nurmalitasari ~ seorang remaja berusia 18 tahun, berhasil meraih impiannya untuk kuliah di Program Studi Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. Berasal dari keluarga sederhana di kawasan Notoyudan, Yogyakarta, Nurma, sapaan akrabnya, mendapatkan beasiswa Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen atau UKT nol, yang memungkinkannya kuliah gratis di UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Dukungan penuh dari keluarga menjadi pendorong utama bagi Nurma untuk terus berprestasi. Selama bersekolah di SMAN 1 Yogyakarta, ia aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk sebagai ketua sie Literasi dan wakil ketua departemen masjid rohis Al-Uswah. Lingkungan yang produktif di sekolah mendorongnya untuk berusaha lebih keras agar dapat bersaing dengan teman-temannya. “Saya fokus mempertahankan dan meningkatkan nilai agar bisa meraih peringkat di sekolah,” ungkapnya.
Hari pengumuman kelulusan menjadi momen yang penuh ketegangan bagi Nurma. Bersama kedua orang tua dan kakaknya, ia menunggu hasil dengan cemas. Ketika akhirnya dinyatakan lolos, suasana rumah pun pecah oleh tangis haru. “Saya tidak berani melihat laptop, akhirnya keluarga yang membuka dan berteriak senang. Alhamdulillah, saya sangat bersyukur,” kenangnya.
Ketertarikan Nurma pada jurusan Gizi berawal dari kecintaannya pada dunia kesehatan. Ia merasa bahwa makanan dan kesehatan adalah dua hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Dengan keyakinan yang sudah matang, Nurma hanya memilih satu jurusan saat mendaftar SNBP. Keputusannya ini didukung oleh diskusi dengan orang tua dan guru bimbingan konseling di sekolah. Akhirnya, ia menjadi salah satu dari 76 siswa SMAN 1 Yogyakarta yang berhasil lolos SNBP.



















