Headline.co.id, Bangunan ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) memulai pembangunan sepuluh gedung baru yang akan melayani delapan fakultas di kampus tersebut. Fakultas-fakultas yang akan mendapatkan fasilitas baru ini meliputi Fakultas Hukum, Farmasi, Kedokteran Gigi, Kehutanan, Pertanian, Peternakan, Teknik, dan Sekolah Vokasi. Proyek ini didanai dengan anggaran sekitar Rp 1 triliun yang diperoleh dari pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA).
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset UGM, Prof. Dr. Ir. Bambang Kironoto, menjelaskan bahwa usulan pembangunan gedung baru ini telah diajukan sejak tahun 2015. Dari banyak usulan yang diajukan, hanya sepuluh gedung yang disetujui untuk dibangun. “Ada sepuluh bangunan baru yang disetujui, termasuk usulan peralatan laboratorium, namun banyak yang dikurangi karena keterbatasan anggaran,” ujar Bambang saat meresmikan dimulainya pembangunan di Fakultas Hukum UGM pada Kamis, 6 Desember 2018.
Proses seleksi untuk pembangunan gedung baru ini telah melalui tahap penilaian ketat di tingkat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan. Meskipun hanya sepuluh gedung yang disetujui, Bambang menekankan bahwa gedung-gedung baru ini akan menggantikan gedung lama yang sudah tidak layak pakai. “Kami akan melakukan pemeriksaan berkala dan perbaikan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan gedung tetap terjaga,” tambahnya.
Direktur Project Implementation Unit (PIU) UGM, Ir. Hotma Prawoto Sulistyadi, M.T., menyatakan bahwa total luas lahan untuk pembangunan sepuluh gedung ini mencapai 73 ribu meter persegi. Oleh karena itu, proses pembangunan akan diawasi dengan ketat. “Kami akan melakukan sinergi dalam pengawasan, perencanaan, pendanaan, hingga pembangunannya,” jelas Hotma. Prosesi dimulainya pembangunan ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bambang Kironoto, didampingi Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Sigit Riyanto dan Direktur PIU Hotma Prawoto. Wakil Rektor juga secara simbolis menyematkan alat keselamatan kepada para pelaksana proyek sebelum meninjau lokasi pembangunan di Fakultas Hukum.














