Headline.co.id, Jakarta ~ TNI sedang menyelesaikan pembangunan jembatan gantung di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, yang diharapkan rampung sebelum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Progres pembangunan jembatan ini telah mencapai lebih dari 50 persen. Sebagai jalur alternatif, TNI dan warga setempat telah membangun jembatan sling sementara, serta menyiagakan satu unit perahu karet di lokasi.
Pembangunan jembatan ini telah berlangsung selama satu bulan dua minggu, menurut Peltu Nurdin, Komandan Peleton dari Batalyon Infantri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 855/Raksaka Dharma. “Perkembangan pembangunannya telah mencapai 50 persen,” ujar Peltu Nurdin. Pada Kamis (20/7/2026), Brigjen TNI (Mar) Guslin, Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Posko Nasional Satgas PRR, meninjau langsung lokasi pembangunan.
Dandim 0113/GL, Letkol Arm. Fran Desiafan Eka Saputra, menyatakan bahwa jika tidak ada kendala, jembatan tersebut akan selesai tepat waktu. Beberapa warga Kendawi menyayangkan cara pemberitaan di media sosial yang dianggap mereduksi fakta bahwa TNI sedang membangun jembatan. Mereka berharap informasi disampaikan secara lengkap agar tidak menghambat proses pemulihan Aceh pascabencana.
Kepala Posko Wilayah PRR, Safrizal ZA, mengapresiasi upaya TNI dalam pembangunan jembatan di lokasi bekas jembatan beton yang roboh akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra. “Terima kasih kepada personel TNI yang telah bekerja selama satu bulan terakhir. Semoga jembatan ini selesai sesuai jadwal,” kata Safrizal. Ia juga berterima kasih kepada warga yang telah bekerja sama dalam proses pemulihan.
Sebelumnya, pada Rabu (26/11/2025), Sungai Tripe yang berhulu di Kawasan Ekosistem Leuser meluap akibat hujan deras dan siklon tropis, menyebabkan banjir bandang yang merusak banyak bangunan, termasuk jembatan beton di Desa Kendawi. Jembatan tersebut merupakan penghubung bagi enam desa. Akibat kerusakan ini, SDN 5 Dabun Gelang dan SMP Satu Atap Kendawi mengalami kerusakan parah, dan kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke meunasah setempat.



















