Headline.co.id, Blangkejeren ~ Tim Koordinator Wilayah Aceh II dari Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) berupaya mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Upaya ini dilakukan melalui penguatan sinkronisasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Salah satu prioritas utama adalah penyediaan lahan untuk hunian tetap (huntap) agar pembangunan dapat segera dimulai.
Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Posko Nasional Satgas PRR, menyatakan bahwa kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi yang disusun oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues sesuai dengan program pemerintah pusat. Hasil peninjauan di sejumlah lokasi terdampak menunjukkan adanya berbagai kebutuhan yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Kami telah melakukan peninjauan di beberapa lokasi terdampak dan menemukan bahwa masih ada banyak kebutuhan yang harus segera ditangani,” ujar Guslin usai meninjau sejumlah lokasi, Kamis (30/7/2026).
Setelah kunjungan tersebut, tim akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk membahas langkah percepatan penanganan bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Guslin menegaskan bahwa dukungan anggaran pada dasarnya telah tersedia, sehingga fokus berikutnya adalah mempercepat pelaksanaan program sesuai hasil koordinasi. Ia juga meminta pemerintah daerah lebih proaktif, terutama dalam menyiapkan berbagai persyaratan yang menjadi kewenangan daerah agar proses rehabilitasi tidak mengalami hambatan.
Salah satu perhatian utama adalah penyediaan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap). Menurut Guslin, pemerintah pusat telah memulai proses penganggaran melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), namun pembangunan baru dapat dilakukan setelah lahan dinyatakan clean and clear. “Pembangunan huntap diharapkan dapat dimulai pada Oktober 2026 jika seluruh persyaratan lahan telah diselesaikan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain itu, Guslin mengingatkan pentingnya mempercepat realisasi anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurutnya, penyerapan anggaran di sejumlah daerah terdampak bencana masih relatif rendah sehingga perlu segera dioptimalkan. “Realisasi anggaran harus dipercepat agar program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan sesuai rencana,” katanya.
Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, menyambut baik kehadiran Tim Korwil Aceh II Posko Nasional Satgas PRR sebagai penghubung pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan terus memperkuat koordinasi untuk melengkapi data dan dokumen yang dibutuhkan sehingga kementerian dan lembaga terkait dapat segera merealisasikan program rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah tersebut.













