Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa bertambahnya jumlah restoran dan rumah makan di wilayahnya dapat berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan Adhan saat menghadiri pembukaan Warteg Kharisma Bahari di Provinsi Gorontalo pada Rabu, 29 Juli 2026. Menurut Adhan, sektor kuliner menjadi salah satu andalan pendapatan daerah karena Gorontalo tidak memiliki tambang atau industri besar. Oleh karena itu, investasi di sektor ini selalu didukung oleh pemerintah daerah.
Adhan juga menambahkan bahwa meskipun Dana Alokasi Umum (DAU) Kota Gorontalo tahun 2026 mengalami pengurangan, berbagai program pemerintah tetap dapat berjalan dengan dukungan masyarakat melalui pembayaran pajak. Kehadiran Warteg Kharisma Bahari diharapkan dapat menambah PAD Kota Gorontalo.
Sementara itu, Merry Simatupang, perwakilan Kharisma Bahari Jakarta, menyatakan bahwa Warteg Kharisma Bahari Gorontalo mengusung konsep kuliner Nusantara dengan memadukan menu khas Jawa, masakan Padang, dan cita rasa pedas khas Gorontalo. Merry berharap perpaduan ini dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat. “Kami ingin Kharisma Bahari Nusantara Gorontalo hadir bukan hanya sebagai rumah makan, tetapi juga menjadi tempat di mana setiap orang merasa seperti berada di rumah sendiri. Kami berkomitmen menjaga kualitas rasa, pelayanan, dan menghadirkan suasana yang hangat bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.
Pemilik Warteg Kharisma Bahari Gorontalo, Alham Prasogo Habibie, mengungkapkan bahwa ide membuka warteg ini berawal dari peluang usaha yang belum banyak dikembangkan di Gorontalo. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pilihan makanan yang terjangkau, bersih, dan nyaman. “Saya melihat di Gorontalo belum ada warung tegal seperti ini. Biasanya yang ada rumah makan. Saya melihat peluang untuk menghadirkan makanan yang murah, bersih, dan nyaman. Alhamdulillah ibu juga mendukung sehingga hari ini kami bisa membuka Warteg Kharisma Bahari di Gorontalo,” katanya.
Sebagai informasi, Warung Tegal (Warteg) Kharisma Bahari didirikan oleh Sayudi pada tahun 1996. Berawal dari pedagang asongan, pria lulusan SD tersebut berhasil mengembangkan Kharisma Bahari Group menjadi jaringan lebih dari 800 cabang di berbagai daerah di Indonesia, termasuk cabang perdana yang kini resmi hadir di Gorontalo.





















