Headline.co.id, Jakarta ~ Jatim. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak. Ajakan ini mencakup perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, perdagangan orang, hingga ancaman kejahatan di ruang digital.
Kombes Ganis, perwakilan dari Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur, menyampaikan bahwa menjaga anak bukan hanya ketika mereka menghadapi bahaya, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung di keluarga, sekolah, serta masyarakat. “Orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha hingga pemerintah memiliki peran yang sama penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal,” tegas Kombes Ganis.
Sebagai bentuk komitmen, Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan terhadap setiap tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak. Upaya preventif melalui edukasi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat guna mencegah terjadinya kekerasan sejak dini.
Kombes Ganis juga mengajak anak-anak agar tidak takut melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan kekerasan. “Teruslah belajar, berani bermimpi, berprestasi, dan jadilah pribadi yang berakhlak mulia. Jangan takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat kekerasan. Kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk melindungi kalian. Berani bicara, selamatkan sesama,” pesan Kombes Ganis.
Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Menurutnya, masa depan Jawa Timur dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang hari ini dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. “Jogo Jawa Timur, Jogo Anak Indonesia. Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kombes Ganis.



















