Headline.co.id, Semarang ~ Satuan Brimob Polda Jawa Tengah menyalurkan 485.000 liter air bersih kepada 2.950 warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Bantuan tersebut disalurkan secara serentak pada 5 dan 11 September 2026 untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Penyaluran dilakukan langsung oleh personel Brimob bersama Bhayangkari dan komunitas dengan menggunakan sejumlah sarana pendistribusian air. Wilayah penerima bantuan meliputi Kota Semarang serta sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.
Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak kekeringan. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kehadiran Polri tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian Brimob kepada warga terdampak kekeringan,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penyaluran Air Bersih Dilakukan Dua Tahap
Brimob Jateng menyalurkan bantuan dalam dua tahap. Pada 5 September 2026, sebanyak 240.000 liter air bersih disalurkan kepada 1.400 warga terdampak kekeringan.
Penyaluran kembali dilakukan pada 11 September 2026 dengan volume 245.000 liter air bersih. Bantuan pada tahap kedua tersebut diterima oleh 1.550 warga terdampak kekeringan.
Jika digabungkan, penyaluran pada dua tanggal tersebut mencapai 485.000 liter air bersih dengan jumlah penerima sebanyak 2.950 warga. Kegiatan itu dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
Menjangkau Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bantuan air bersih disalurkan ke Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kabupaten Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Banyumas, hingga Kabupaten Cilacap.
Pendistribusian melibatkan Staf Satbrimob Polda Jateng serta jajaran Batalyon A, B, C, dan D Pelopor. Ibu-ibu Bhayangkari dan Komunitas Kicau Mania Daerah Jateng juga ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Keterlibatan berbagai unsur itu menjadi bagian dari pelaksanaan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan didistribusikan langsung setelah personel melaksanakan apel persiapan di masing-masing markas komando jajaran.
Gunakan Mobil Pengolah Air hingga Truk Tangki
Untuk mendukung penyaluran air bersih, Satbrimob Polda Jateng mengerahkan sejumlah sarana. Peralatan yang digunakan lain mobil water treatment, water canon, dan truk tangki air.
Truk tangki yang dikerahkan memiliki kapasitas 5.000 hingga 7.000 liter. Sarana tersebut digunakan untuk mendistribusikan air secara langsung kepada warga di wilayah yang terdampak kekeringan.
Trunoyudo mengatakan, penyaluran secara langsung dilakukan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Menurut dia, sinergi Polri, Bhayangkari, komunitas, dan masyarakat diperlukan dalam menghadapi dampak kekeringan di Jawa Tengah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat. Sinergi Polri, Bhayangkari, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kekeringan di Jawa Tengah,” ujar Trunoyudo.

















