Headline.co.id, Sumenep ~ Jembatan Laok Saba di Dusun Laok Saba, Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, terus dibangun untuk memperkuat akses dan mobilitas warga. Pembangunan jembatan beton itu memasuki tahap pemasangan rangka balok beton dan bekisting pada Jumat (11/9/2026). Proyek tersebut dikerjakan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura 2026 dengan melibatkan pekerja, TNI, dan masyarakat setempat. Pembangunan dilakukan bertahap agar jembatan dapat berdiri kokoh dan memberikan akses yang lebih aman bagi warga.
Jembatan Laok Saba Sumenep menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi hambatan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Setelah selesai, jembatan diharapkan membantu warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi dan perjalanan antarkawasan.
Pemasangan Rangka Jembatan Laok Saba Dilakukan Bertahap
Babinsa Koramil 0827/14 Batang-Batang Serka Asmoni memantau langsung proses pengerjaan di lokasi. Ia bersama pekerja dan warga memastikan pemasangan rangka balok dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kontur tanah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Asmoni, pekerjaan saat ini masih berfokus pada rangka balok beton dan bekisting sebelum dilanjutkan ke tahap pengecoran. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap tahapan konstruksi agar hasil pembangunan memiliki kekuatan yang memadai.
“Kami masih fokus di rangka balok dan bekisting. Pengerjaannya dilakukan bertahap, pelan tapi harus rapi dan kokoh,” ujar Asmoni.
Tahap pemasangan rangka balok dan bekisting menjadi bagian penting dalam pembangunan jembatan karena dilakukan sebelum proses pengecoran. Pengerjaan yang disesuaikan dengan kondisi dan kontur tanah ditujukan agar konstruksi jembatan dapat dibangun secara tepat.
Keamanan Warga Menjadi Perhatian
Ketelitian dalam pembangunan menjadi perhatian karena kekuatan jembatan akan menentukan keamanan warga yang menggunakannya dalam jangka panjang. Keterlibatan TNI dan masyarakat juga diarahkan agar pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi menghasilkan infrastruktur yang benar-benar dapat dimanfaatkan.
Bagi masyarakat Dusun Laok Saba dan wilayah sekitarnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan memangkas hambatan mobilitas. Akses yang lebih aman dinilai penting untuk mendukung aktivitas warga, baik dalam kegiatan sehari-hari maupun ketika bepergian ke wilayah lain.
“Harapannya setelah jembatan selesai, warga tidak kesulitan lagi saat beraktivitas. Jalan jadi lebih aman dan lancar,” kata Asmoni.
Ditargetkan Rampung Sesuai Jadwal
Pembangunan jembatan ditargetkan rampung sesuai jadwal. Setelah dapat digunakan, jembatan tersebut diharapkan memberikan akses yang lebih aman, terutama ketika curah hujan meningkat dan kondisi jalan berpotensi menyulitkan mobilitas masyarakat.
Pembangunan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura 2026 juga diharapkan memperkuat konektivitas antardusun di Kecamatan Batang-Batang. Akses yang semakin baik dapat mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang pergerakan ekonomi lokal yang lebih lancar.
Dengan demikian, pembangunan Jembatan Laok Saba Sumenep tidak hanya diarahkan untuk menyediakan penghubung fisik. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi akses yang mendukung keamanan perjalanan, aktivitas warga, serta hubungan antarkawasan di sekitar Dusun Laok Saba.




















