Headline.co.id, Jakarta ~ Jembatan Basoka di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep, mulai mengalami keretakan dan menjadi perhatian Kodim 0827/Sumenep. Kondisi tersebut diketahui setelah Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Garuda pada Sabtu (12/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi jembatan yang digunakan warga dan petani dalam mobilitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil panen. Pembangunan jembatan baru disiapkan sebagai upaya menyediakan akses yang lebih aman sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Kondisi Jembatan Basoka Sumenep Mulai Retak
Sejumlah bagian jembatan beton di Desa Basoka terlihat mengalami keretakan. Infrastruktur tersebut selama ini menjadi jalur penting bagi masyarakat desa untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain digunakan warga untuk mobilitas, Jembatan Basoka juga menjadi akses bagi para petani yang membawa hasil panen. Karena itu, kondisi jembatan dinilai perlu mendapat perhatian agar kelancaran aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian tidak terganggu.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Letkol Inf Citra Persada mengatakan, jembatan tersebut memiliki peran penting bagi warga. Ia menilai kondisi keretakan yang mulai terlihat perlu diperhatikan untuk menjaga keamanan akses masyarakat.
“Jembatan ini dipakai warga setiap hari, termasuk para petani untuk membawa hasil panen. Karena kondisinya sudah mulai retak, tentu harus kita perhatikan agar akses warga tetap aman,” kata Citra.
Kodim Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Garuda
Peninjauan yang dilakukan Dandim 0827/Sumenep tidak hanya untuk melihat kondisi jembatan lama. Kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan kebutuhan pembangunan Jembatan Garuda sesuai dengan aktivitas masyarakat yang mengandalkan jalur itu setiap hari.
Rencana pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat menggantikan infrastruktur yang mulai menurun kondisinya. Kehadiran jembatan baru juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi mobilitas warga dan kegiatan ekonomi masyarakat di Desa Basoka.
Menurut Citra, pembangunan jembatan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun diharapkan memudahkan warga beraktivitas dan membantu petani membawa hasil panen.
“Kita ingin jembatan yang dibangun nantinya benar-benar bermanfaat. Warga bisa beraktivitas dengan lebih mudah, dan petani juga tidak kesulitan saat membawa hasil panen,” ujarnya.
Pemetaan Kebutuhan Berdasarkan Kondisi Lapangan
Peninjauan lokasi menjadi bagian dari upaya Kodim 0827/Sumenep memetakan kebutuhan pembangunan infrastruktur berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan warga. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memastikan pembangunan menyasar akses yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Keberadaan jembatan menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat desa. Kelancaran akses berpengaruh terhadap kemudahan warga menjalankan aktivitas, termasuk membawa dan mendistribusikan hasil pertanian.
Dengan rencana pembangunan Jembatan Garuda, Kodim 0827/Sumenep menyiapkan solusi atas kondisi Jembatan Basoka yang mulai mengalami kerusakan. Pembangunan itu juga diharapkan memperkuat akses warga dan petani dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Pgs Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin, Dan Unit Intel sekaligus Koordinator Pembangunan Jembatan Letda Czi Junaefi, serta warga setempat.

















