Headline.co.id, Banyuwangi ~ Ditlantas Polda Jawa Timur mengambil langkah strategis dengan mengerahkan 60 personel untuk mengatasi kemacetan kendaraan yang terjadi di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Minggu (6/9/2026). Kemacetan ini disebabkan oleh keterbatasan kapasitas layanan penyeberangan, yang mengakibatkan penumpukan kendaraan hingga ke jalan menuju pelabuhan.
Kombes Pol Rahmat Hakim, Dirlantas Polda Jatim, menjelaskan bahwa personel akan bertugas selama 24 jam dalam empat shift. Selain itu, pengamanan diperkuat dengan 30 sepeda motor. “Yang kita utamakan adalah tidak ada kendaraan yang ngeblong. Kalau sampai ngeblong, nanti mengunci arus,” ujar Kombes Pol. Rahmat pada Senin (7/9/2026).
Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang dilaporkan fluktuatif. Pada Sabtu (5/9) malam, panjang antrean mencapai 8-9 kilometer, namun menyusut menjadi sekitar 1,7 kilometer pada Minggu (6/9) pukul 04.30 WIB. Meski demikian, antrean kembali memanjang hingga lebih dari 5 kilometer pada siang hari. Kombes Pol. Rahmat menegaskan bahwa kehadiran petugas selama 24 jam bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama dalam situasi mendesak.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penanganan kemacetan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri. Kombes Pol. Rahmat menekankan bahwa kondisi dan layanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang juga mempengaruhi antrean kendaraan. Polresta Banyuwangi dan personel BKO fokus mengatur arus kendaraan, sementara peningkatan kapasitas layanan penyeberangan menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan dan ASDP.
Penguatan personel akan terus dilakukan hingga antrean kendaraan berkurang di bawah 2 kilometer. Selain mengatur lalu lintas, petugas juga siap membantu kendaraan dengan kebutuhan mendesak, seperti ambulans. Di sisi lain, Kementerian Perhubungan dan ASDP berupaya mempercepat pergerakan kendaraan dengan menambah kapal dan menerapkan pola TBB. Pengendara diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan tidak mengambil jalur berlawanan agar kemacetan dapat segera teratasi.




















