Headline.co.id, Jakarta ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar pelatihan kendaraan Kejahatan Lalu Lintas (Jatanlin), Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), dan mobil olah tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu hotel di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Pelatihan tersebut diikuti perwakilan Kasi Laka dan Kasi Lantas Polda jajaran serta 100 personel perwakilan polda jajaran. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan personel dalam mengoperasikan kendaraan baru dan memperkuat penanganan kecelakaan serta kejahatan lalu lintas. Pelatihan dibuka oleh Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Mariochristy Panca Sakti Siregar.
Pelatihan Korlantas Polri Diikuti Personel Polda Jajaran
Peserta pelatihan berasal dari perwakilan Kepala Seksi Kecelakaan atau Kasi Laka Polda jajaran dan perwakilan Kepala Seksi Lalu Lintas atau Kasi Lantas. Selain itu, sebanyak 100 personel perwakilan polda jajaran turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Mariochristy Panca Sakti Siregar meminta para peserta memahami pengoperasian kendaraan yang akan digunakan di daerah masing-masing. Ia juga meminta pelatih memberikan pembekalan secara menyeluruh agar peserta tidak mengalami kesulitan setelah kembali ke satuan kerja.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Ini kesempatan yang baik, saya minta seluruh peserta, kepada pelatih tolong dilatih. Setelah nanti ke daerahnya tidak lagi bingung tidak lagi bertanya,” kata Mario.
Pelatihan kendaraan Jatanlin, PPGD, dan mobil olah TKP tersebut menjadi bagian dari upaya Korlantas Polri meningkatkan kemampuan petugas dalam mendukung penanganan peristiwa lalu lintas.
Distribusi Mobil Jatanlin, Olah TKP, dan PPGD
Dalam kegiatan itu, sebanyak 5 unit mobil Jatanlin disebut akan diserahkan kepada Korlantas Polri, Polda Bali, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, dan Polda Jabar.
Selain kendaraan Jatanlin, terdapat 3 unit mobil olah TKP yang akan diterima oleh Polda Metro Jaya, Polda Banten, dan Polda Jawa Barat.
Sementara itu, 5 unit mobil baru PPGD akan diterima oleh Polda Papua, Polda Papua Barat Daya, Polda Maluku, Polda NTT, dan Polda Sulsel.
Kendaraan-kendaraan tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan tugas petugas di lapangan, termasuk dalam penanganan kecelakaan lalu lintas, olah tempat kejadian perkara, dan pertolongan pertama gawat darurat.
Mobil Jatanlin Terintegrasi ETLE
Kombes Mario menjelaskan sejumlah keunggulan mobil Jatanlin yang baru diluncurkan tahun ini. Menurut dia, kendaraan tersebut difokuskan untuk menangani pelanggaran kelebihan muatan dan kelebihan dimensi.
“Untuk Jatanlin kami fokus pada kelebihan muat, kelebihan dimensi. Tolong ini barang edisi perdana yang nanti rekan-rekan akan mengawasinya. Mobil Jatanlin kita sudah integrasi dengan ETLE,” ujar Mario.
Integrasi dengan ETLE menjadi salah satu keunggulan mobil Jatanlin yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut. Peserta diminta memahami fungsi dan pengoperasian kendaraan agar dapat digunakan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.
Perkuat Respons Penanganan Kecelakaan
Korlantas Polri menyatakan pelatihan ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan respons cepat dan profesionalisme petugas dalam menangani kecelakaan lalu lintas.
Kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya penyelamatan korban secara efektif, pemberantasan kejahatan di jalan raya, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pelatihan juga diarahkan agar personel mampu mengoperasikan mobil Jatanlin, kendaraan PPGD, dan mobil olah TKP setelah kendaraan diterima oleh satuan masing-masing.


















