Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meningkatkan kerja sama internasional dalam rangka mendukung aksi iklim dan pengelolaan hutan berkelanjutan melalui Program GREEN for Riau Initiative. Komitmen ini ditandai dengan kunjungan tim dari United Kingdom (UK) ke Kantor Gubernur Riau di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut berfungsi sebagai forum koordinasi Pemprov Riau dan mitra internasional untuk menyelaraskan pelaksanaan berbagai program pembangunan rendah karbon yang berfokus pada perlindungan lingkungan secara berkelanjutan.
Program GREEN for Riau Initiative menitikberatkan pada penurunan emisi karbon, restorasi lahan gambut, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta penguatan tata kelola hutan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan. Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan nilai-nilai budaya masyarakat Melayu yang telah lama mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam. “Keberadaan program ini selaras dengan nilai-nilai budaya masyarakat Melayu,” ujarnya.
Syahrial menambahkan bahwa Provinsi Riau memiliki posisi strategis dalam isu lingkungan, sehingga menjadi perhatian di tingkat nasional maupun internasional. Kondisi ini dianggap sebagai peluang untuk memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga yang memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. “Provinsi Riau memiliki posisi strategis dalam isu lingkungan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan regulasi yang mendukung implementasi GREEN for Riau Initiative. Pemerintah daerah juga akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai mitra, termasuk tim dari United Kingdom, agar pelaksanaan program dapat berjalan secara berkesinambungan. Melalui penguatan kolaborasi dengan mitra internasional, Pemprov Riau berharap Program GREEN for Riau Initiative dapat mempercepat upaya pengendalian perubahan iklim, menjaga kelestarian hutan dan lahan gambut, serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang. “Kami berharap program ini mampu mempercepat upaya pengendalian perubahan iklim,” tutup Syahrial.















