Headline.co.id, Lumajang ~ Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah warga, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan martabat hidup masyarakat. Pada Senin (25/5/2026), semangat ini terlihat dalam pembangunan rumah di Dusun Ranulading RT 002 RW 004, Desa Papringan, Kecamatan Klakah.
Babinsa Papringan Koramil 0821-06/Klakah, Sertu Muhtaryono, bersama warga setempat bergotong royong memasang dinding rumah penerima bantuan Rutilahu. Muhtaryono menyatakan bahwa program ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memperbaiki kondisi rumah. Menurutnya, rumah yang layak huni dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan optimisme baru bagi keluarga penerima manfaat.
“Yang dibangun bukan hanya rumah, tetapi juga harapan hidup masyarakat. Ketika masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, mereka akan merasa lebih aman, lebih percaya diri, dan lebih semangat menjalani kehidupan,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bagian dari komitmen untuk membantu masyarakat, terutama dalam persoalan dasar yang menyangkut kesejahteraan warga.
Gotong royong aparat dan masyarakat menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan sosial tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga membutuhkan solidaritas warga di tingkat desa. Melalui program Rutilahu, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap pembangunan tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara lebih bermartabat dan berkelanjutan.





















