Headline.co.id, Pekanbaru ~ Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, menghadiri Forum Evaluasi Organisasi (Forev Orgas) Batalyon Komposit untuk Program Kerja Tahun Anggaran 2026. Forum ini bertujuan membahas penyempurnaan organisasi Batalyon Komposit guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan.
Dalam forum tersebut, berbagai aspek penyempurnaan organisasi dibahas, termasuk perubahan struktur organisasi, penguatan fungsi pengawasan internal, peningkatan kemampuan pemeliharaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), penyempurnaan tugas dan tanggung jawab pejabat, serta penyesuaian kebutuhan material dan persenjataan.
Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyatakan bahwa Batalyon Komposit 1/Gardapati, yang berlokasi di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, telah menjalani masa uji coba organisasi selama delapan tahun. Oleh karena itu, satuan ini dinilai layak untuk dipertimbangkan menjadi organisasi yang bersifat definitif.
Ia menekankan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan dengan Markas Besar (Mabes) TNI, mengingat Yon Komposit 1/Gardapati merupakan bagian dari Satuan TNI Terintegrasi di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I). Evaluasi organisasi ini juga menjadi momentum untuk menyempurnakan berbagai aspek teknis dan operasional yang masih ditemui selama masa uji coba, sehingga satuan semakin siap menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan.
Sementara itu, Dankodiklatad menginstruksikan kepada tim penyusun agar seluruh masukan dan rekomendasi yang disampaikan dalam forum segera ditindaklanjuti sebagai bahan finalisasi naskah evaluasi organisasi. Dengan penyempurnaan tersebut, struktur organisasi Batalyon Komposit diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, modern, dan adaptif terhadap dinamika ancaman. Langkah ini sekaligus memperkuat kesiapan Yon Komposit 1/Gardapati dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.

















