Headline.co.id, Yogyakarta ~ Yogyakarta menawarkan pilihan destinasi yang lengkap bagi wisatawan, mulai dari kawasan bersejarah, wisata alam, pantai hingga taman rekreasi keluarga. Bagi wisatawan yang sedang mencari rekomendasi wisata dijogja yang hits, sejumlah destinasi ikonik seperti Jalan Malioboro, Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Candi Prambanan hingga Pantai Parangtritis dapat menjadi pilihan untuk menyusun agenda liburan.
Pilihan rekomendasi wisata dijogja yang hits juga tidak terbatas pada kawasan pusat kota. Wisatawan yang menyukai kegiatan luar ruang dapat menjelajahi lereng Gunung Merapi, Goa Jomblang, Hutan Pinus Pengger, Goa Pindul, Waduk Sermo hingga Pantai Nglambor.
Sementara itu, keluarga yang membawa anak-anak memiliki alternatif rekomendasi wisata dijogja yang hits seperti Taman Pintar, Waterboom Jogja, Sindu Kusuma Edupark, Kids Fun Park hingga Yogya Gokart. Beragam karakter destinasi tersebut membuat perjalanan di Yogyakarta dapat disesuaikan dengan minat wisatawan, baik untuk wisata budaya, alam, petualangan maupun rekreasi keluarga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Destinasi Ikonik untuk Wisatawan yang Pertama Kali ke Jogja
Wisatawan yang baru pertama kali datang ke Yogyakarta dapat memulai perjalanan dari sejumlah tempat yang selama ini identik dengan daerah tersebut. Kawasan pusat kota menjadi pilihan karena beberapa destinasi berada relatif berdekatan.
1. Jalan Malioboro
Jalan Malioboro menjadi salah satu kawasan yang paling identik dengan Yogyakarta. Wisatawan dapat berjalan-jalan, membeli oleh-oleh hingga mencari makanan di kawasan ini.
Suasana Malioboro semakin ramai ketika malam karena terdapat berbagai pilihan tempat makan. Lokasinya juga berada dekat Stasiun Tugu Yogyakarta sehingga mudah dijangkau wisatawan yang datang menggunakan kereta api.
Kedekatan tersebut membuat Malioboro dapat menjadi destinasi pertama setelah wisatawan tiba di pusat Kota Yogyakarta.
2. Keraton Yogyakarta
Setelah Malioboro, perjalanan wisata budaya dapat dilanjutkan menuju Keraton Yogyakarta. Kompleks ini berkaitan erat dengan sejarah panjang Kesultanan Yogyakarta dan menjadi salah satu tempat untuk mengenal perjalanan budaya daerah tersebut.
Wisatawan dapat mengunjungi kompleks utama Keraton yang dibuka untuk umum. Berdasarkan bahan yang tersedia, jam kunjungan berlangsung pukul 08.30-13.00 WIB setiap hari, sedangkan pada Jumat hingga pukul 11.00 WIB.
Harga tiket masuk yang disebutkan mulai Rp5.000 bagi wisatawan domestik dengan tambahan Rp1.000 untuk izin berfoto.
Pengunjung dapat menggunakan jasa pemandu untuk mengetahui lebih jauh bagian-bagian kompleks Keraton atau menjelajahinya secara mandiri.
3. Alun-Alun Selatan
Masih berkaitan dengan kawasan Keraton, Alun-Alun Selatan menjadi tempat masyarakat dan wisatawan menghabiskan waktu terutama menjelang sore hingga malam.
Pengunjung dapat duduk santai, menikmati jajanan dari warung tenda, bermain badminton, hingga mengelilingi kawasan menggunakan kendaraan hias.
Salah satu aktivitas yang dikenal di kawasan ini adalah mencoba berjalan melewati dua pohon beringin di tengah lapangan dengan mata tertutup. Dalam tradisi yang berkembang, keberhasilan melewati kedua beringin tersebut kerap dikaitkan dengan terkabulnya keinginan seseorang.
Alun-Alun Selatan dapat dikunjungi selama 24 jam dan tidak dikenakan tiket masuk berdasarkan informasi dalam bahan.
4. Taman Sari
Destinasi sejarah lainnya adalah Taman Sari. Kompleks yang berada di lingkungan kawasan Keraton tersebut dahulu digunakan sebagai tempat pemandian bagi Sultan dan keluarga kerajaan.
Daya tariknya tidak hanya berada pada bekas area pemandian. Wisatawan juga dapat menjelajahi lorong dan bagian-bagian bangunan yang memiliki karakter arsitektur khas.
Salah satu bagian yang banyak menarik perhatian adalah kawasan masjid bawah tanah dengan susunan tangga yang unik.
Berdasarkan bahan, Taman Sari buka setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB dengan tiket masuk mulai Rp5.000 bagi wisatawan domestik.
5. Tugu Yogyakarta
Tugu Yogyakarta menjadi landmark yang kerap dijadikan latar belakang foto wisatawan ketika berkunjung ke Kota Gudeg.
Karena posisinya berada di tengah persimpangan jalan, wisatawan perlu memperhatikan kondisi lalu lintas ketika mengambil foto.
Salah satu alternatif untuk mendapatkan sudut pandang berbeda adalah dari restoran atau kafe di seberang kawasan Tugu yang mempunyai area lantai atas.
Wisata Sejarah hingga Pantai yang Layak Masuk Agenda Liburan
Destinasi populer di sekitar Yogyakarta juga mencakup kompleks percandian hingga kawasan pantai selatan.
6. Candi Prambanan
Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu yang berada di kawasan perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Dalam bahan disebutkan, Candi Prambanan dibangun sekitar tahun 850 Masehi pada masa Raja Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Kuno.
Kompleks tersebut diperkirakan pernah mempunyai hingga 240 bangunan candi. Sejumlah bangunan kemudian mengalami keruntuhan akibat berbagai faktor dan sebagian telah dipugar.
Keindahan arsitektur sekaligus nilai sejarahnya menjadikan Prambanan salah satu destinasi yang dapat dimasukkan ke dalam perjalanan wisata budaya.
7. Candi Borobudur
Candi Borobudur secara administratif berada di wilayah Magelang, Jawa Tengah, tetapi lokasinya masih dapat dijangkau dari Yogyakarta.
Berdasarkan bahan, jarak dari pusat Kota Yogyakarta sekitar 40 kilometer dengan perkiraan perjalanan menggunakan mobil sekitar 1,5 jam.
Kompleks candi Buddha tersebut memiliki sembilan tingkat atau platform dengan bangunan utama di bagian puncak. Dinding-dindingnya dihiasi relief yang menggambarkan berbagai kisah.
Borobudur juga menjadi salah satu lokasi penting dalam rangkaian perayaan Waisak.
8. Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis merupakan salah satu destinasi pantai yang telah lama dikenal wisatawan di Yogyakarta.
Garis pantainya yang panjang serta hamparan pasir luas memungkinkan pengunjung melakukan berbagai aktivitas, mulai dari bermain pasir, naik ATV, menaiki delman hingga sekadar menikmati suasana pantai.
Waktu menjelang sore menjadi salah satu pilihan untuk berkunjung karena wisatawan dapat menikmati panorama matahari terbenam.
9. Pasar Beringharjo
Bagi wisatawan yang ingin berbelanja sekaligus mengenal aktivitas pasar tradisional Yogyakarta, Pasar Beringharjo dapat menjadi pilihan.
Berbagai barang dapat ditemukan di kawasan tersebut, mulai dari kain batik, kerajinan tangan, kain, perhiasan hingga makanan khas.
Wisatawan juga dapat melakukan tawar-menawar dengan pedagang sebelum membeli barang. Selain berbelanja, berbagai kios makanan di dalam dan sekitar pasar dapat menjadi alternatif untuk mencicipi kuliner lokal.
Rekomendasi Wisata Alam dan Petualangan di Jogja
Yogyakarta juga menawarkan pilihan destinasi untuk wisatawan yang lebih menyukai kegiatan luar ruang dan aktivitas petualangan.
10. Lereng Gunung Merapi
Kawasan lereng Gunung Merapi menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan wisata di pusat kota.
Wisatawan dapat memilih aktivitas pendakian dengan persiapan yang memadai atau mengikuti perjalanan menggunakan jeep menuju kawasan Kaliadem.
Perjalanan menggunakan jeep memungkinkan wisatawan melihat Bunker Kaliadem, kawasan yang menyimpan jejak erupsi Merapi serta panorama gunung dari jarak relatif dekat.
Untuk kegiatan pendakian, wisatawan perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap kesiapan fisik dan kondisi kawasan sebelum melakukan perjalanan.
11. Goa Jomblang
Goa Jomblang di Gunungkidul dikenal dengan pancaran cahaya yang populer disebut sebagai “Cahaya Surga”.
Perjalanan menuju bagian dalam gua membutuhkan kesiapan fisik. Pengunjung akan diturunkan ke dasar cekungan dengan kedalaman sekitar 60 meter sebelum melanjutkan trekking menuju bagian dalam.
Kondisi jalur yang dapat berlumpur membuat perjalanan menuju gua membutuhkan kehati-hatian.
Daya tarik utama menanti di bagian dalam ketika sinar matahari masuk melalui bukaan gua dan menghasilkan pemandangan yang khas.
12. Hutan Pinus Pengger
Hutan Pinus Pengger menawarkan kombinasi kawasan hutan dan instalasi seni berbahan kayu yang dapat digunakan sebagai lokasi berfoto.
Destinasi ini dapat dikunjungi pada pagi maupun sore hari ketika suasana kawasan relatif sejuk.
Salah satu instalasi yang dikenal wisatawan berbentuk tangan raksasa dengan latar panorama wilayah Yogyakarta dari ketinggian.
Selain berfoto, pengunjung dapat menikmati suasana pepohonan pinus yang menjadi karakter utama kawasan tersebut.
13. Goa Pindul dan Sungai Oyo
Pilihan petualangan lain berada di Kabupaten Gunungkidul melalui Goa Pindul dan Sungai Oyo.
Goa Pindul memiliki sungai bawah tanah yang dapat disusuri menggunakan ban. Aktivitas tersebut dikenal sebagai cave tubing atau river tubing.
Wisatawan dapat mengikuti aliran air sambil menikmati bagian dalam gua sebelum melanjutkan pengalaman wisata di kawasan Sungai Oyo.
Aktivitas ini dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman berbeda dari wisata pantai maupun perkotaan.
14. Waduk Sermo
Berada di Kabupaten Kulon Progo, Waduk Sermo pada dasarnya berfungsi sebagai penampungan air untuk mendukung irigasi pertanian dan perkebunan.
Namun, lanskap waduk dan lingkungan di sekitarnya juga membuat kawasan tersebut menjadi tujuan wisata alam.
Pengunjung dapat mencoba pengalaman berkemah di tepi waduk. Aktivitas lain yang disebutkan dalam bahan antara lain bermain kano atau kayak hingga memancing.
15. Pantai Nglambor
Pantai Nglambor menawarkan karakter berbeda dibandingkan banyak pantai selatan Yogyakarta yang dikenal memiliki ombak besar.
Dua gunung karang di depan pantai membantu memecah ombak sebelum mencapai kawasan dekat bibir pantai.
Kondisi tersebut membuat sebagian area Pantai Nglambor relatif lebih memungkinkan digunakan untuk aktivitas snorkeling dan berenang.
Pengunjung tetap perlu memperhatikan kondisi gelombang serta faktor keselamatan saat melakukan aktivitas di kawasan laut.
Tempat Wisata Keluarga di Jogja
Bagi wisatawan yang datang bersama anak-anak, Yogyakarta juga mempunyai berbagai destinasi dengan konsep rekreasi dan edukasi.
16. Taman Pelangi
Taman Pelangi berada di kawasan Museum Monumen Yogya Kembali atau Monjali di Ring Road Utara.
Berbeda dengan banyak tempat wisata lain, daya tarik utamanya muncul pada sore hingga malam hari melalui berbagai instalasi lampu berwarna-warni.
Selain menjadi lokasi berfoto, kawasan ini memiliki berbagai permainan seperti bola air, perahu dayung, rumah balon, trampolin hingga bom-bom car.
17. Taman Pintar
Taman Pintar menawarkan konsep rekreasi berbasis pendidikan sains.
Berbagai wahana dirancang agar anak-anak dapat mengenal ilmu pengetahuan melalui aktivitas yang lebih interaktif.
Salah satu peragaan yang disebutkan adalah Generator Van de Graaff yang memperlihatkan fenomena listrik statis.
Konsep tersebut membuat Taman Pintar dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menggabungkan kegiatan bermain dan belajar dalam satu perjalanan.
18. Waterboom Jogja
Waterboom Jogja, yang sebelumnya dikenal sebagai Jogja Bay Waterpark, merupakan taman rekreasi air dengan luas hampir delapan hektare berdasarkan bahan.
Sejumlah wahana yang tersedia antara lain Memo Racer, Bekti Adventures dan Brando Boomeranggo.
Pilihan yang lebih ramah untuk keluarga antara lain Mimi Family, South Beach dengan ombak buatan serta Donte Wild River.
Waterboom Jogja juga disebut mengadakan aktivitas seperti bubble bath party pada kesempatan tertentu.
19. Sindu Kusuma Edupark
Sindu Kusuma Edupark atau SKE menggabungkan konsep taman bermain dengan wisata edukasi.
Salah satu wahana yang menjadi daya tarik adalah bianglala Cakra Manggilingan dengan ketinggian sekitar 48 meter.
Dari wahana tersebut, pengunjung dapat melihat kawasan SKE, sebagian panorama Kota Yogyakarta hingga Gunung Merapi.
Wahana lainnya meliputi Bioskop 8D, Montor Tumbur, Panggon Lunjak, Kursi Mabur, Taman Lampu dan House of Terror. Kawasan edukasinya antara lain Omah Batik dan Omah Musik.
20. Kids Fun Park
Kids Fun Park berada di kawasan Piyungan, Bantul, di tepi Jalan Wonosari.
Taman bermain ini memiliki beragam wahana untuk anak, mulai dari bumper car dan komidi putar hingga aktivitas yang lebih menantang seperti flying fox serta roller coaster.
Berdasarkan bahan, terdapat 24 wahana reguler yang dapat dinikmati pengunjung dengan tiket masuk yang berlaku untuk wahana tersebut.
Lokasinya yang berada di pinggir Jalan Wonosari juga membuat kawasan ini relatif mudah ditemukan.
21. Aqua Splash
Aqua Splash menjadi alternatif bagi keluarga yang ingin melanjutkan kegiatan bermain air karena lokasinya berada di kawasan Kids Fun Park.
Keberadaan beberapa jenis rekreasi dalam satu kawasan memungkinkan keluarga mengombinasikan aktivitas taman bermain dengan wisata air dalam satu perjalanan.
Dengan demikian, wisatawan dapat mengalokasikan waktu satu hari untuk menikmati beberapa wahana berbeda di kawasan tersebut.
22. Yogya Gokart
Masih berada di kompleks yang sama, Yogya Gokart menawarkan pengalaman mengendarai gokart bagi anak-anak hingga orang dewasa.
Anak usia 6-12 tahun disebut dapat menggunakan Gokart Talon. Anak yang lebih muda dapat menggunakan Gokart Double bersama seorang dewasa.
Sementara itu, pengunjung berusia 13 tahun ke atas dapat menggunakan Gokart Eagle yang dalam bahan disebut mampu mencapai kecepatan maksimum 60 kilometer per jam.
Pilih Destinasi Sesuai Karakter Perjalanan
Beragam pilihan wisata membuat Yogyakarta dapat dikunjungi dengan pola perjalanan yang berbeda. Wisatawan yang memiliki waktu terbatas dapat memusatkan perjalanan di Malioboro, Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Pasar Beringharjo dan Tugu Yogyakarta karena destinasi tersebut berada di kawasan perkotaan.
Sementara itu, perjalanan dengan waktu lebih panjang dapat diarahkan menuju kawasan Gunungkidul, Kulon Progo maupun lereng Merapi. Pilihannya mulai dari Goa Jomblang dan Goa Pindul untuk petualangan, Pantai Nglambor untuk wisata pesisir hingga Waduk Sermo bagi wisatawan yang menginginkan suasana alam.
Bagi keluarga, Taman Pintar, Waterboom Jogja, Sindu Kusuma Edupark dan kompleks Kids Fun menawarkan alternatif kegiatan yang dapat disesuaikan dengan usia anak.
Dengan pilihan mulai dari wisata sejarah, budaya, alam, pantai hingga taman rekreasi, daftar rekomendasi wisata dijogja yang hits tersebut dapat menjadi gambaran awal untuk menentukan destinasi sesuai waktu, minat dan karakter perjalanan selama berada di Yogyakarta.















