Headline.co.id, Batang ~
Kabupaten Batang menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026 yang digelar Bintang Otomotif bersama pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Ajang balap mobil nasional tersebut berlangsung di kawasan KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, dengan melibatkan 130 pembalap. Kejuaraan ini menggunakan lintasan baru sepanjang 5,5 kilometer dengan jarak tempuh lomba 5,3 kilometer, yang disebut sebagai trek terpanjang hingga saat ini.
Gelar Kejurnas Sprint Rally di Batang dinilai tidak hanya memperkuat agenda olahraga otomotif, tetapi juga membuka peluang pengembangan sport tourism dan menjadi penggerak ekonomi baru bagi daerah. Pemerintah Kabupaten Batang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut karena sejalan dengan strategi pengembangan wilayah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kejurnas Sprint Rally Gunakan Lintasan Baru
Lintasan Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026 dirancang khusus dalam waktu lebih dari dua minggu. Trek tersebut memiliki karakter kawasan yang berbeda karena menyajikan panorama alam pesisir dengan pemandangan yang menghadap langsung ke laut.
Sebanyak 130 pembalap akan berkompetisi menaklukkan lintasan yang memiliki panjang total 5,5 kilometer. Adapun jarak tempuh perlombaan mencapai 5,3 kilometer. Jarak itu menjadi yang terpanjang hingga sekarang dalam penyelenggaraan ajang tersebut.
Pemerintah Kabupaten Batang menyambut penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Batang, terutama kepada Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau KEK Industropolis Batang.
“Kami berterima kasih, khususnya di dalam KITB, diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah kegiatan Sprint Rally di tingkat nasional. Kita berharap ini akan menjadi daya dorong dan penggerak ekonomi baru di Kabupaten Batang,” kata M. Faiz Kurniawan seusai konferensi pers sprint rally di KEK Industropolis Batang, Jumat (11/9/2026).
Keselamatan Pereli dan Penonton Jadi Prioritas
Pembina Bintang Otomotif Irjen Pol (Purn) Agus Suryonugroho memastikan persiapan penyelenggaraan telah diperiksa sesuai regulasi dan standar keselamatan. Pengecekan mencakup tahapan persiapan serta rangkaian kegiatan sebelum perlombaan dimulai.
Menurut Agus, faktor keselamatan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Kejurnas Sprint Rally. Lintasan juga akan terus diuji coba untuk memastikan keamanan serta menjaga standar profesionalisme ajang balap tersebut.
“Bahwa keselamatan para pereli maupun penonton menjadi prioritas utama sebelum perlombaan dimulai. Trek tersebut akan terus diuji coba untuk memastikan standar keamanan dan profesionalisme ajang. Yang paling terpenting adalah event ini membawa nama baik, baik itu otomotif, termasuk juga daerah, baik Jawa Tengah dan Batang,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan kebanggaan sebagai warga Jawa Tengah atas pelaksanaan kejuaraan nasional tersebut. Bintang Otomotif memastikan aspek regulasi dan kesiapan penyelenggaraan telah diperiksa sebelum perlombaan berlangsung.
KEK Industropolis Batang Kembangkan Sport Tourism
Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang Tanya Liwail Chamdy mengatakan kawasan tersebut awalnya diproyeksikan murni untuk kegiatan industri. Namun, perkembangan kawasan dan kondisi lingkungan menunjukkan adanya potensi lain, termasuk untuk sport tourism.
Menurut Tanya, kawasan KEK Industropolis Batang memiliki lanskap hijau dan kontur jalan yang menarik. Kondisi tersebut menjadi daya tarik yang mendukung penyelenggaraan kegiatan otomotif di area kawasan industri.
“Ketika kami membuka kawasan ini dari yang dulunya perkebunan karet, view-nya sangat menarik. Ketika industri berdiri dan komunitas makin ramai, pariwisata menjadi hal yang penting,” tuturnya.
Tanya menjelaskan, potensi tersebut sebelumnya tidak menjadi bagian dari rancangan induk awal kawasan. Area itu kemudian dinilai cocok untuk kegiatan reli karena memiliki jalanan dan ruang hijau yang mendukung kegiatan otomotif serta sport tourism.
“Awalnya kami tidak pernah berpikir area ini menjadi area reli. Namun jalanan yang ada serta area hijau di sekitarnya membuat acara otomotif dan sport tourism sangat potensial di sini,” katanya.
Kolaborasi Diharapkan Berlanjut
Pengelola KEK Industropolis Batang berharap kolaborasi dengan Bintang Otomotif tidak berhenti pada Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026. Kerja sama tersebut diharapkan dapat berlanjut hingga penyelenggaraan ajang tingkat internasional pada masa mendatang.
Bagi Pemerintah Kabupaten Batang, pelaksanaan kejuaraan nasional itu menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kawasan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi baru. Sementara bagi pengelola kawasan, kegiatan balap mobil tersebut memperlihatkan bahwa KEK Industropolis Batang memiliki peluang pengembangan di luar fungsi industrinya.

















