Headline.co.id, Batu ~ Jatim Park 2 Batu menawarkan pengalaman wisata edukasi yang memadukan pengenalan satwa darat, konservasi, museum, hingga kehidupan laut dalam satu kawasan wisata di Kota Batu, Jawa Timur. Melalui Batu Secret Zoo, Museum Satwa, Safari Farm, Lemur Kingdom, hingga Area Akuatik, pengunjung dapat menikmati rekreasi sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai keanekaragaman hayati. Konsep tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pilihan wisata keluarga yang mengedepankan unsur pembelajaran dengan penyajian yang interaktif.
Jatim Park 2 tidak hanya menghadirkan satwa sebagai daya tarik wisata, tetapi juga memberikan informasi mengenai habitat, karakteristik, hingga peran setiap spesies dalam keseimbangan ekosistem. Beragam area dirancang dengan pendekatan tematik sehingga pengunjung dapat mengenal kehidupan satwa melalui pengalaman yang lebih dekat dan mudah dipahami.
Pengalaman edukasi di Jatim Park 2 bahkan tidak berhenti pada kehidupan satwa darat. Melalui Museum Satwa dan Area Akuatik, wisatawan dapat mengenal kehidupan laut, terumbu karang, predator laut, hingga mamalia besar yang hidup di ekosistem perairan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Jatim Park 2 Padukan Wisata dan Pembelajaran
Jawa Timur Park 2 dikenal sebagai destinasi yang menitikberatkan konsep eduwisata, terutama mengenai lingkungan, ilmu pengetahuan alam, biologi, serta kehidupan satwa.
Kawasan ini memiliki sejumlah area dengan karakter berbeda. Batu Secret Zoo dikembangkan sebagai kebun binatang modern sekaligus lembaga konservasi, sementara Museum Satwa menghadirkan berbagai koleksi satwa yang dapat digunakan pengunjung untuk mempelajari sejarah kehidupan dan keanekaragaman fauna.
Jawa Timur Park 2 juga telah memperoleh Sertifikasi CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Selain itu, destinasi tersebut pernah mendapat penghargaan sebagai Daya Tarik Wisata Buatan Terbaik yang Dikelola Oleh Swasta dalam East Java Tourism Award (EJTA) Provinsi Jawa Timur pada 2022.
Safari Farm Ajak Pengunjung Mengenal Satwa Lebih Dekat
Salah satu pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan adalah Safari Farm. Area ini mengajak pengunjung berkeliling menggunakan kereta sambil melihat berbagai satwa yang berada di kawasan dengan penataan habitat tertentu.
Selama perjalanan, pengunjung dapat berinteraksi dengan satwa dengan pendampingan zoo keeper. Wisatawan juga diberikan kesempatan untuk melakukan aktivitas memberi makan satwa.
Makanan untuk feeding dapat diperoleh di pintu masuk Safari Farm dengan harga Rp10.000 berdasarkan informasi dalam materi pengelola.
Konsep tersebut memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk tidak hanya mengamati satwa dari kejauhan, tetapi juga merasakan pengalaman interaksi langsung dalam kegiatan wisata.
Lemur Kingdom Hadirkan Nuansa Habitat Madagaskar
Pembelajaran mengenai kehidupan primata dapat ditemukan di Lemur Kingdom, salah satu area Batu Secret Zoo.
Batu Secret Zoo memiliki enam spesies lemur, yaitu ring-tailed lemur, brown lemur, red collared lemur, red ruffed lemur, black lemur, serta black and white lemur.
Keberadaan koleksi tersebut membuat pengunjung dapat mengenal variasi spesies lemur sekaligus memahami karakter kehidupan satwa yang identik dengan Pulau Madagaskar.
Lemur Kingdom dibangun dengan habitat buatan seluas sekitar 500 meter persegi dan tinggi mencapai 12 meter. Penataan kawasan dibuat menyerupai kondisi habitat asli lemur sehingga pengunjung memperoleh pengalaman visual yang lebih mendekati lingkungan kehidupannya.
Selain mengamati satwa, wisatawan juga dapat berinteraksi dengan sejumlah spesies lemur yang ada di kawasan tersebut.
Museum Satwa Simpan Ribuan Koleksi Fauna
Perjalanan edukasi dapat dilanjutkan menuju Museum Satwa. Area ini menyimpan koleksi yang mencakup sekitar 1.000 spesies satwa liar serta 10.000 serangga.
Berbagai koleksi tersebut digunakan untuk membawa pengunjung menelusuri sejarah kehidupan satwa, mulai dari replika tulang-belulang hewan purba, perkembangan mamalia selama ratusan tahun, hingga berbagai jenis serangga.
Replika kerangka dinosaurus berukuran besar menjadi salah satu elemen yang dapat ditemukan di dalam museum. Koleksi lainnya disajikan dalam bentuk diorama dengan ukuran dan penataan yang dibuat menyerupai kondisi aslinya.
Penyajian tersebut memberikan pengalaman wisata berbeda karena pengunjung tidak sekadar melihat koleksi, tetapi juga dapat memperoleh informasi mengenai sejarah, perkembangan, dan karakter berbagai jenis fauna.
Area Akuatik Bawa Pengunjung Mengenal Laut Dalam
Dimensi edukasi di Museum Satwa kemudian diperluas melalui Area Akuatik yang mengenalkan berbagai kehidupan di lingkungan laut.
Area ini membawa pengunjung seolah melakukan eksplorasi hingga kedalaman sekitar 2.000 meter. Koleksi yang ditampilkan antara lain cangkang laut, terumbu karang, ikan predator seperti hiu dan marlin, hingga kerangka asli Paus Sperma.
General Manager Jawa Timur Park 2 Agus Mulyanto mengatakan Area Akuatik dirancang tidak hanya untuk menampilkan koleksi, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai peran berbagai biota terhadap keseimbangan ekosistem.
“Melalui Area Akuatik, pengunjung tidak hanya melihat koleksi satwa laut, tetapi juga diajak memahami peran penting setiap biota dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Agus.
Menurut dia, pendekatan edukatif tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi keluarga maupun wisatawan yang datang ke Kota Batu.
“Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi keluarga yang menghabiskan liburan sekolah maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu,” katanya.
Mengenal Peran Hiu, Terumbu Karang hingga Paus
Melalui Area Akuatik, pengunjung diperkenalkan dengan hubungan antara berbagai organisme dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut.
Terumbu karang, misalnya, memiliki fungsi sebagai habitat berbagai biota laut. Sementara itu, hiu memiliki peran dalam membantu menjaga keseimbangan rantai makanan.
Pengunjung juga dapat mempelajari kontribusi paus terhadap kesehatan ekosistem laut global melalui koleksi serta informasi yang ditampilkan.
Tidak hanya menampilkan keanekaragaman hayati, Area Akuatik turut membawa pesan konservasi mengenai berbagai ancaman terhadap lingkungan laut.
Ancaman tersebut antara lain pencemaran plastik, meningkatnya suhu laut, serta praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan.
Nuansa Bawah Laut Dibuat Lebih Interaktif
Untuk memperkuat pengalaman pengunjung, Area Akuatik didesain menggunakan nuansa yang menyerupai lingkungan bawah laut.
Pencahayaan tematik, efek suara air, serta tata ruang digunakan untuk menciptakan suasana eksplorasi kehidupan laut. Konsep itu membuat penyampaian materi edukasi menjadi lebih visual dan interaktif bagi berbagai kelompok usia.
Pendekatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses pembelajaran mengenai satwa dapat dikemas melalui pengalaman wisata yang tidak monoton.
Pengunjung dapat melihat objek secara langsung sekaligus memahami informasi mengenai kehidupan, habitat, dan fungsi satwa dalam ekosistemnya.
Batu Secret Zoo Usung Konsep Kebun Binatang Modern
Sementara itu, Batu Secret Zoo menjadi bagian penting dari pengenalan satwa darat di Jatim Park 2.
Kawasan tersebut menggunakan konsep kebun binatang modern dengan pembagian sejumlah zona satwa serta pedestrian yang ditata untuk mendukung aktivitas pengunjung.
Sejumlah area yang tersedia antara lain zona reptil, akuarium, savana, pasar Afrika, Fantasy Land dan Adventure Land, serta Tiger Land.
Papan informasi di berbagai area turut digunakan untuk membantu pengunjung mengenal satwa yang menjadi koleksi Batu Secret Zoo.
Dengan konsep tersebut, wisatawan tidak hanya dapat menyaksikan perilaku satwa, tetapi juga memperoleh informasi mengenai spesies yang ditemui selama berkeliling.
Wisata Keluarga dengan Pesan Konservasi
Kombinasi antara Batu Secret Zoo, Safari Farm, Lemur Kingdom, Museum Satwa, dan Area Akuatik menjadikan Jatim Park 2 memiliki cakupan materi edukasi yang luas.
Wisatawan dapat memulai perjalanan dengan mengenal satwa darat, mempelajari beragam spesies lemur, melihat koleksi hewan purba dan serangga, hingga memahami kehidupan laut serta ancaman yang dihadapi ekosistem perairan.
Konsep tersebut sekaligus membawa pesan mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati serta keberlanjutan habitat satwa.
Bagi keluarga, pengalaman tersebut dapat menjadi alternatif kegiatan rekreasi yang tetap memiliki unsur pendidikan, terutama bagi anak-anak yang ingin mengenal berbagai jenis satwa secara lebih dekat.
Lokasi dan Jam Operasional Jatim Park 2
Jatim Park 2 berlokasi di kawasan Oro-Oro Ombo Nomor 9, Kota Batu, Jawa Timur. Kawasan wisata ini berada tidak jauh dari Jatim Park 1 serta Batu Night Spectacular.
Berdasarkan informasi dalam bahan yang tersedia, Jatim Park 2 dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Sementara itu, Eco Green Park disebut beroperasi hingga pukul 16.00 WIB.
Sejumlah fasilitas pendukung juga tersedia bagi pengunjung, mulai dari area parkir, rumah makan, toilet, musala, hingga e-bike yang dapat digunakan wisatawan yang membutuhkan bantuan mobilitas saat menjelajahi kawasan.
Dengan cakupan pengalaman mulai dari kehidupan satwa darat hingga ekosistem laut, Jatim Park 2 memberikan pilihan wisata yang memadukan rekreasi, edukasi, serta pengenalan konservasi.
Kehadiran berbagai area tematik tersebut membuat wisatawan tidak hanya memperoleh pengalaman melihat satwa, tetapi juga memahami bahwa setiap spesies memiliki hubungan dan peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.















