Headline.co.id, Pontianak ~ Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) memperkuat komitmennya dalam memenuhi hak dan perlindungan anak menjelang Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di tingkat provinsi. Langkah ini diwujudkan melalui konsultasi dengan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di ruang kerjanya pada Selasa (21/7/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu menghasilkan program yang berdampak nyata bagi perkembangan anak di Kalimantan Barat.
Fokus pertemuan ini adalah membahas kesiapan teknis penyelenggaraan serta memperjelas program kerja yang mengacu pada tema yang diusung. Seluruh agenda dirancang agar sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang menempatkan anak sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Dalam arahannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penyelenggaraan kegiatan. Seluruh organisasi perangkat daerah, lembaga terkait, dunia pendidikan, hingga masyarakat diharapkan berkolaborasi secara terpadu agar pemenuhan hak dasar anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan, hingga ruang partisipasi, dapat berjalan secara optimal. Selain itu, kegiatan puncak Hari Anak Nasional diarahkan menjadi ruang edukatif yang mampu membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat ketahanan mental generasi muda.
Panitia penyelenggara telah menyusun rancangan program kerja yang mencakup berbagai kegiatan partisipatif dan ramah anak. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk memberikan ruang bagi anak dalam berekspresi, berkreasi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap anak. Sebagai tindak lanjut dari hasil konsultasi, Pemprov Kalbar akan melakukan finalisasi teknis bersama seluruh panitia penyelenggara dalam waktu dekat. Penyempurnaan tersebut diharapkan mampu memastikan setiap agenda berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang optimal bagi anak-anak di Kalimantan Barat.
Melalui konsultasi intensif ini, Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kalimantan Barat diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi momentum kebangkitan bersama dalam melindungi dan membangun masa depan anak-anak di Bumi Khatulistiwa.













