Headline.co.id, Batang ~ Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang mengembangkan metode baru dalam menyosialisasikan bahaya narkoba melalui program berbasis jelajah ruang. Program ini merupakan bagian dari Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA) yang memberikan kesempatan kepada pelajar untuk melihat langsung alat peraga terkait bahaya narkoba dan metode pencegahannya.
Kepala Tim Rehabilitasi BNNK Batang, Ardhi Yusuf Rahmawan, menyatakan bahwa pihaknya membuka kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa untuk mempelajari metode BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Dalam kunjungan ini, siswa tidak hanya melihat diorama alat peraga, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai tugas dari masing-masing tim dalam mendukung pemberantasan narkoba.
“Kali ini kami dikunjungi pelajar dari SMK Negeri 1 Batang untuk melihat langsung replika jenis-jenis narkoba, agar mereka ada gambaran. Mereka juga diperlihatkan jenis-jenis senjata api beserta kelengkapannya yang digunakan untuk membantu anggota menjalankan tugasnya dalam pemberantasan narkoba di lapangan,” ujar Ardhi saat ditemui di ruang replika, BNN Kabupaten Batang, Jumat (19/6/2026).
Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar bahwa BNN memiliki kewenangan dalam melakukan tindakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba. Ardhi menambahkan, “Respons anak kemarin sangat tertarik karena bagi mereka merupakan sesuatu yang baru dengan diajak melihat serba-serbi dari BNN Batang.”
Sebelumnya, BNN juga telah menerima kunjungan dari lembaga pendidikan lain, seperti SMP Negeri 6 Batang dan MAN Batang. Melihat antusiasme pelajar, BNN semakin terbuka dalam memberikan edukasi. “Bagi adik-adik mahasiswa dan pelajar, silakan manfaatkan aplikasi Layanan Elektronik Responsif, Efisien dan Terintegrasi (LERENG). Silakan cari menu MEGA, lalu klik daftar, tentukan tujuan dan waktu kunjungan,” jelas Ardhi.
Penyuluh Narkoba BNNK Batang, Andi Sri Haryadi, mengapresiasi semangat pelajar SMK Negeri 1 Batang dalam menggali informasi langsung kepada petugas. Edukasi langsung ini menjadi inovasi dalam menyosialisasikan pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi pelajar yang rawan menjadi korban.
“Melalui edukasi langsung ke BNN, mereka bisa melihat langsung dan merekamnya, untuk disampaikan ke teman-teman. Ini untuk membentengi diri agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, seperti jenis tramadol, hexymer, dan lainnya yang termasuk obat-obatan terlarang,” tegas Andi.
Setelah mengikuti program MEGA, siswi SMK Negeri 1 Batang, Silviani dan Ziyan, menyampaikan rasa terima kasih karena berkesempatan mengunjungi sejumlah ruang dan menyaksikan langsung replika jenis-jenis narkoba. Menurut mereka, hal ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Ini menjadikan kami untuk menjauhi narkoba dan berani mengatakan tidak untuk segala penyalahgunaan narkoba. Hasil kunjungan ini akan kami sosialisasikan ke teman-teman biar semakin menguatkan pemahaman pencegahan penyalahgunaan narkoba,” ujar Silviani. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)
Berita Terkait Batang
- Brimob Polda Sumut Bantu Anak Sekolah Terdampak Banjir di Batang Toru
- Polda Sumut Amankan Dua Ekskavator dari Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal
- Bupati Batang Berikan Hadiah Umrah untuk Pegawai Berdedikasi
- JMSI Peringati HPN dengan Dukungan untuk Penyintas Talasemia
- Pemkab Batang Adakan Dzikir Akbar untuk Peringati HUT ke-60




















