Headline.co.id, Jakarta ~ Timnas Belanda tak boleh memandang sebelah mata Jepang saat keduanya bertemu pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat. Samurai Biru datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan enam kemenangan beruntun menjelang turnamen, termasuk menumbangkan dua raksasa sepak bola dunia, Brasil dan Inggris. Kondisi tersebut membuat duel ini diprediksi berlangsung jauh lebih sulit bagi Oranje dibandingkan yang diperkirakan banyak pihak.
Pertandingan Belanda vs Jepang menjadi salah satu laga paling menarik pada matchday pertama Grup F. Meski Belanda sedikit diunggulkan berkat pengalaman panjang di Piala Dunia, tren performa Jepang menunjukkan mereka memiliki kapasitas untuk kembali menciptakan kejutan.
Fakta bahwa Jepang datang dengan modal enam kemenangan beruntun membuat berbagai prediksi Piala Dunia 2026 mulai bergeser. Samurai Biru tidak lagi dipandang sebagai tim pelengkap, melainkan ancaman nyata bagi ambisi Belanda mengawali turnamen dengan kemenangan.
Jepang Bukan Lagi Kuda Hitam Biasa
Dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia, Jepang kerap mendapat label sebagai kuda hitam. Namun, perkembangan mereka dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa status tersebut mungkin sudah tidak lagi relevan.
Di bawah kepemimpinan pelatih Hajime Moriyasu, Jepang menjelma menjadi tim yang disiplin, terorganisasi, dan mampu bersaing dengan negara-negara elite dunia. Mereka berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 melalui perjalanan impresif di zona Asia tanpa mengalami kekalahan.
Lebih dari itu, performa dalam laga uji coba menjadi bukti nyata peningkatan kualitas Samurai Biru.
Hasil lima pertandingan terakhir Jepang:
- Jepang 1-0 Islandia
- Inggris 0-1 Jepang
- Skotlandia 0-1 Jepang
- Jepang 3-0 Bolivia
- Jepang 2-0 Ghana
Sebelumnya, Jepang juga mencatat kemenangan atas Brasil dalam rangkaian uji coba internasional.
Rangkaian hasil tersebut menjadi modal psikologis yang sangat berharga menjelang bentrok menghadapi Belanda.
Kenangan Indah Piala Dunia 2022 Jadi Suntikan Motivasi
Kepercayaan diri Jepang bukan tanpa alasan. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka sukses mencuri perhatian dunia setelah menumbangkan dua kekuatan Eropa, Jerman dan Spanyol, pada fase grup.
Meski langkah mereka terhenti di babak 16 besar usai kalah adu penalti dari Kroasia, pencapaian tersebut membuktikan bahwa Jepang mampu bersaing di level tertinggi.
Kini, dengan generasi baru yang semakin matang, Jepang berharap dapat melampaui pencapaian terbaik mereka yang selama ini mentok di fase 16 besar.
Takefusa Kubo Jadi Harapan Samurai Biru
Absennya sejumlah pemain akibat cedera memang menjadi tantangan tersendiri bagi Jepang. Salah satu kehilangan terbesar adalah kapten sekaligus gelandang bertahan andalan, Wataru Endo.
Namun, Hajime Moriyasu masih memiliki sejumlah pemain yang mampu menjadi pembeda.
Takefusa Kubo diprediksi menjadi motor serangan utama Jepang. Kreativitas pemain yang berkarier di Eropa tersebut akan menjadi senjata untuk membongkar pertahanan Belanda.
Selain Kubo, Ayase Ueda juga patut mendapat perhatian khusus. Penyerang yang memahami karakter sepak bola Belanda karena kiprahnya bersama Feyenoord itu dikenal tajam di depan gawang.
Ko Itakura dan Takehiro Tomiyasu pun siap menjadi tembok kokoh di lini pertahanan.
Belanda Tetap Favorit, Tetapi…
Di atas kertas, Belanda memang masih lebih diunggulkan. Oranje memiliki sejarah panjang di Piala Dunia dan diperkuat pemain-pemain yang rutin tampil di kompetisi elite Eropa.
Virgil van Dijk akan memimpin pertahanan, sementara Frenkie de Jong menjadi pengatur permainan di lini tengah.
Di sektor depan, Ronald Koeman mengandalkan Memphis Depay, Cody Gakpo, dan Donyell Malen yang tampil produktif bersama AS Roma.
Belanda juga lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai juara grup zona Eropa tanpa tersentuh kekalahan.
Namun, performa dalam laga uji coba belum sepenuhnya konsisten.
Hasil lima laga terakhir Belanda:
- Belanda 2-1 Uzbekistan
- Belanda 0-1 Aljazair
- Belanda 1-1 Ekuador
- Belanda 2-1 Norwegia
- Belanda 4-0 Lithuania
Catatan tersebut menunjukkan bahwa lini serang Oranje masih menyisakan pekerjaan rumah.
Belanda bahkan hanya mampu mencetak lima gol dalam empat pertandingan sepanjang tahun 2026 sebelum memasuki Piala Dunia.
Pengamat Ingatkan Bahaya Jepang
Sejumlah pengamat sepak bola menilai Jepang berpotensi menjadi batu sandungan bagi Belanda.
Putra Permata Tegar Idaman menilai kecepatan dan organisasi permainan Jepang dapat merepotkan Oranje.
“Dengan koordinasi dan organisasi tim yang bagus, pemain-pemain Jepang akan merepotkan Belanda lewat kecepatan gerak mereka. Jepang akan mengalahkan Belanda dengan skor 2-1,” ujarnya.
Pendapat serupa disampaikan Askar Fatih R. yang melihat Jepang memiliki mentalitas untuk menghadapi tim besar.
“Inggris dan Brasil juga telah jadi korban keganasan anak didik Hajime Moriyasu. Saya prediksi, Jepang bisa menahan imbang Belanda 2-2,” katanya.
Sementara Nova Arifianto menilai kekuatan kedua tim relatif berimbang.
“Kekuatan kedua kesebelasan terbilang berimbang. Kerja-kerja kolektif dan sentuhan-sentuhan individu bakal memanjakan mata selama 2×45 menit,” tuturnya.
Laga yang Bisa Menentukan Nasib Grup F
Pertemuan Belanda kontra Jepang bukan sekadar perebutan tiga poin pertama.
Grup F juga dihuni Swedia dan Tunisia yang sama-sama berpotensi memberikan kejutan. Karena itu, kemenangan pada laga pembuka akan menjadi bekal penting untuk melangkah ke fase gugur.
Bagi Belanda, kemenangan menjadi langkah awal mewujudkan mimpi mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia pertama.
Sementara bagi Jepang, mengalahkan Belanda akan menjadi pernyataan tegas bahwa kekuatan sepak bola Asia kini mampu berdiri sejajar dengan negara-negara elite dunia.
Dengan modal enam kemenangan beruntun dan pengalaman menciptakan kejutan di panggung terbesar sepak bola, Samurai Biru datang ke Dallas bukan untuk sekadar bertanding. Belanda pun wajib waspada, sebab Jepang telah menunjukkan bahwa mereka mampu menghukum siapa pun yang lengah.





















