Manfaatkan Kearifan Lokal, Cara Jitu Pemprov Bali Tekan Laju Penyebaran Corona

Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. (Dok. BNPB)
Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. (Dok. BNPB)

HeadLine.co.id (Jakarta) – Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memberikan apresiasi kepada Pemprov Bali yang tidak memilih untuk menerapkan PSBB. Meski tidak menerapkan PSBB, namun kasus positif berkurang dan tidak ada penambahan angka kematian.

Baca juga: Update Corona di Indonesia Selasa 12 Mei 2020: Menjadi 14.749 Kasus dan 3.063 Pasien Sembuh

Read More

“Ada daerah yang tidak PSBB tetapi berhasil, tadi sudah dilihat bahwa provinsi Bali salah satu di antara provinsi yang tidak menetapkan PSBB,” ucap Doni usai ratas melalui siaran yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/5/2020).

Baca juga: Pemerintah Lakukan Evaluasi Pelaksanaan PSBB dan Physical Distancing di Sejumlah Daerah

Doni melanjutkan, meskipun tidak diterapkan PSBB namun angka laju penambahan positif berkurang. Pasien di ruang sakit pun banyak yang sembuh dan tidak ada penambahan angka kematian.

Baca juga: Kemenhub Terbitkan SE Terkait Petunjuk Operasional Transportasi, Ditengah Larangan Mudik

Ia mengatakan Pemprov Bali berhasil menekan laju penambahan kasus dengan memaksimalkan perangkat hingga tingkat desa adat.

Baca juga: Mantan Istri Okan Cornelius Polisikan May Lee Terkait Kekerasan Terhadap Anaknya

“Dan tentu ini harus kita hargai walaupun Bali tidak memutuskan memilih PSBB, tapi Bali telah melakukan upaya secara maksimal dengan memanfaatkan kearifan lokal, menggerakkan desa adat, gotong royong berbasis adat, jadi ada gugus tugas tingkat desa adat,” tutur Doni.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *