Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa perkembangan teknologi memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pendidikan nasional. Teknologi berperan penting dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia. Menurutnya, teknologi telah membuka peluang bagi demokratisasi pengetahuan, di mana akses terhadap ilmu pengetahuan tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu.
Mendiktisaintek menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Tanpa pengelolaan yang baik, akses pengetahuan yang luas tidak akan memberikan dampak optimal terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Ia juga menyoroti pentingnya peran guru dan dosen dalam ekosistem pendidikan, serta perlunya penguatan kapasitas pendidik agar adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Selain itu, Mendiktisaintek mengingatkan bahwa teknologi memiliki dua sisi. Jika tidak dimanfaatkan dengan tepat, teknologi dapat menimbulkan ketergantungan dan memperlemah kapasitas bangsa. Oleh karena itu, penguatan ilmu dasar atau fundamental knowledge menjadi hal yang sangat penting. Teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, bukan sekadar untuk kemudahan.
Pendidikan harus tetap berorientasi pada pembentukan karakter, kompetensi, dan daya saing peserta didik. Dalam konteks yang lebih luas, Mendiktisaintek juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi pendidikan. Pemerintah, industri, dan komunitas memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.
Mendiktisaintek menyatakan pihaknya akan terus mendorong pemanfaatan teknologi secara inklusif dan strategis. Selain itu, ia juga berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan mampu menghasilkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.






















