Ditangkap karena Kasus Narkoba, Kuasa Hukum Roy Kiyoshi: Ada yang Ingin Menghancurkan Roy!

  • Whatsapp
Roy Kiyoshi.
Roy Kiyoshi.

HeadLine.co.id (Jakarta) – Kabar tak sedap datang dari pembawa acara Roy Kiyoshi. Ia ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus narkoba pada Rabu (6/5/2020) sekitar pukul 15.0 WIB.

Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono. Budi menyebut Roy Kiyoshi ditangkap karena psikotropika.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Mayat ABK Indonesia Dilarung ke Laut, Kemnaker Investigasi Jenis Pelanggaran

“Iya, sementara masih diperiksa oleh sat narkoba polres. Besok insyaallah dirilis,” ucap Budi pada Kamis (7/5/2020).

Terkait penangkapan tersebut kuasa hukum Roy Kiyoshi, Henry Indraguna menduga ada pihak yang sengaja menjebaknya sehingga terjadi penangkapan tersebut. Namun Henry belum mengetahui secara pasti siapa orang tersebut.

Baca juga: Menag: Mudik Dilarang, Hak Mendesak Tetap Terjaga

“Yang lebih penting lagi bahwa, ini kok bisa tahu Roy ini memakai obat tidur. Dari mana ini kan,” ujarnya.

Henry menyebut bahwa ada indikasi seseorang yang ingin menghancurkan Roy dengan sengaja. Ia juga mengatakan saat ini tengah mengumpulkan bukti-buktinya dan ia yakin cepat atau lambat pelakunya akan segera ditemukan.

Baca juga: Film Terakhir Didi Kempot ‘Sobat Ambyar’ Tunda Tayang di Bioskop karena Pandemi Covid-19

“Karena begini, yang tahu Roy memakai obat tidur itu cuma beberapa orang saja. Kenapa ini bisa bocor ke luar? Pasti ada yang memberikan laporan. Ada orang yang mau menghancurkan reputasi Roy. Ada orang yang baru sakit hati dengan Roy. Dengan sengaja memberikan informasi yang tidak benar, tidak lengkap kepada polisi. Itu dugaan kami,” papar Henry.

Baca juga: Pemprov Lampung Fasilitasi Rapid Test Wartawan, AJI dan IJTI Lampung Kecam Perbuatan tersebut

Lebih lanjut Henry mengatakan bahwa saat penangkapan, Roy digeledah dan yang ditemukan bukan narkoba melainkan obat tidur. Setelah ditangkap, Roy diperiksa di Polres Jakarta Selatan dengan ditemani oleh sang ibu.

“Ada keluarganya. Ada mamanya menemani. Roy sangat kooperatif dan Roy bicara dengan keluarganya dan keluarganya bicara dengan saya,” jelas Henry.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *