Headline.co.id, Pontianak ~ Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menekankan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan serta peningkatan sarana dan prasarana olahraga menembak. Hal ini disampaikannya saat dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kalimantan Barat. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar pada Sabtu, 23 Mei 2026, dan ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka oleh Ketua Umum PB Perbakin, Joni Supriyanto.
Dalam sambutannya, Krisantus Kurniawan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada Ketua Umum PB Perbakin yang hadir langsung untuk melantik jajaran pengurus baru Perbakin Kalbar. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari seremonial, tetapi dari kemampuan melahirkan atlet berprestasi. “Indikator keberhasilan bukan terletak pada baju yang kita pakai atau teriakan penuh semangat, tetapi sejauh mana kita mampu melahirkan atlet-atlet menembak berbakat dan berprestasi,” ujarnya.
Krisantus berharap pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan dapat mencetak atlet menembak andal yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional. Mengenai seragam merah yang dikenakan pengurus saat pelantikan, ia menjelaskan bahwa warna tersebut bukan terkait afiliasi politik, melainkan simbol semangat baru Perbakin Kalbar. “Merah ini menandakan Kalimantan Barat sedang menyala dan penuh semangat baru untuk memajukan olahraga menembak,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk aktif bekerja sama dan bergotong royong dalam membangun organisasi serta meningkatkan prestasi atlet. Menurutnya, kepengurusan saat ini merupakan kombinasi pengalaman pengurus lama dan energi baru untuk memperkuat organisasi. Sebagai Wakil Gubernur, Krisantus memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan memberikan perhatian terhadap kebutuhan Perbakin, termasuk peningkatan sarana dan prasarana latihan atlet.
Krisantus juga berbagi pengalamannya saat meninjau Lapangan Tembak Senayan bersama Ketua Umum PB Perbakin. Menurutnya, fasilitas latihan di Senayan sangat representatif dan dapat menjadi referensi pengembangan fasilitas olahraga menembak di Kalbar. “Kita memang masih memiliki keterbatasan fasilitas di daerah. Namun saya berkomitmen minimal standar latihan yang layak dapat terpenuhi agar atlet nyaman berlatih,” katanya.
Sebagai langkah strategis, Pengprov Perbakin Kalbar berencana mengirim atlet potensial untuk berlatih di Lapangan Tembak Senayan. Ia juga meminta jajaran pengurus segera berkoordinasi dengan pihak sekolah atlet agar program latihan tidak mengganggu pendidikan mereka. “Melalui sinergi, semangat gotong royong, dan pemanfaatan fasilitas secara optimal, saya optimistis Perbakin Kalbar mampu mencetak sejarah baru dengan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB Perbakin, Joni Supriyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menilai pengabdian dalam organisasi olahraga membutuhkan pengorbanan besar, baik waktu, tenaga, pikiran, maupun materi. “Orang-orang yang mau mengurus cabang olahraga adalah orang-orang yang sudah selesai dengan dirinya. Yang didapat adalah kehormatan karena bisa bersama-sama memajukan olahraga bangsa,” ujarnya.
Joni juga menjelaskan bahwa PB Perbakin saat ini tengah fokus mempersiapkan atlet menuju Asian Games 2026 di Jepang. Program pemusatan latihan nasional telah berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan pelatih asing dari Korea, Iran, dan India. Dalam waktu dekat, atlet-atlet nasional dijadwalkan mengikuti sejumlah kejuaraan internasional seperti SEASA Championship di Taipei, Thailand Open, serta Kejuaraan Asia di Hangzhou, Tiongkok.
Ia mengingatkan bahwa Perbakin menaungi tiga bidang olahraga menembak, yakni berburu, tembak reaksi, dan tembak sasaran. Oleh karena itu, Pengprov Perbakin Kalbar diharapkan turut memberi perhatian serius terhadap pembinaan nomor tembak sasaran yang menjadi cabang utama pada ajang internasional seperti Olimpiade. “Saya berharap pembinaan di Kalimantan Barat mampu melahirkan atlet potensial yang siap bersaing di PON hingga nantinya dapat dipersiapkan menuju Olimpiade,” tutupnya.





















