Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Film Dokumenter Pesta Babi Jadi Sorotan, Ungkap Kritik PSN dan Dampaknya di Papua

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Nasional
Reading Time: 4 mins read
413 22
A A
0
Ilustrasi gambar Film Dokumenter Pesta Babi

Ilustrasi gambar Film Dokumenter Pesta Babi

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita menjadi sorotan publik setelah acara nonton bareng film tersebut dibubarkan aparat dalam beberapa kesempatan. Film karya jurnalis senior Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale itu mengangkat kritik terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua, khususnya proyek pangan dan energi yang dinilai berdampak pada masyarakat adat dan lingkungan. Polemik muncul karena film tersebut menampilkan berbagai tudingan mengenai pembebasan lahan, operasi keamanan, hingga ancaman terhadap kehidupan Orang Asli Papua. Perdebatan pun berkembang di media sosial antara pihak yang mendukung pesan film dan pihak yang menilai proyek pemerintah tetap diperlukan untuk pembangunan nasional.

Film dokumenter tersebut berfokus pada proyek pembukaan lahan skala besar di Papua yang digunakan untuk sawah, perkebunan sawit, serta kebutuhan bioenergi. Dalam sejumlah adegan, film memperlihatkan aktivitas alat berat yang disebut mencapai sekitar 2.000 unit untuk membuka kawasan hutan dalam skala luas.

You might also like

Febrie Adriansyah dan Kasus Batu Bara Fakta Penjagaan Rumah hingga Temuan Brankas

Jampidsus Mengundurkan Diri: Kronologi, Alasan, dan Nasib Perkara Setelah Febrie Mundur

11 July 2026
Febrie Adriansyah Jadi Sorotan di Tengah Penyidikan Dugaan Korupsi Batu Bara

Jampidsus Mengundurkan Diri, Apa Dampaknya bagi Perkara Besar di Kejagung?

11 July 2026

“Di dalam hutan tersebut ada tanah adat, tempat sakral, dan sumber pangan warga asli Papua,” demikian narasi yang disampaikan dalam film dokumenter tersebut.

ADVERTISEMENT

Kritik terhadap Pembebasan Lahan dan Tanah Adat

Salah satu sorotan utama dalam film adalah proses pembebasan lahan yang disebut berdampak pada hutan adat masyarakat Papua. Film menampilkan pandangan warga yang menganggap pembukaan lahan dilakukan di kawasan yang selama ini menjadi ruang hidup masyarakat lokal, termasuk tempat sakral dan sumber pangan tradisional.

Dalam dokumenter itu juga ditampilkan adanya gerakan perlawanan sebagian warga dan suku asli Papua terhadap pembukaan lahan. Beberapa warga disebut melakukan penandaan kawasan menggunakan Salib Merah sebagai simbol pembatas wilayah yang dianggap harus dilindungi.

Selain dampak terhadap masyarakat, film juga menyoroti kerusakan lingkungan akibat pembukaan hutan yang disebut mengganggu habitat satwa lokal dan kawasan hijau Papua yang selama ini dikenal memiliki hutan tropis luas.

Operasi Pengamanan dan Kehadiran Aparat di Papua

Film Pesta Babi juga menampilkan isu keberadaan aparat keamanan di sekitar proyek pangan dan energi di Papua. Dalam sejumlah wawancara dan cuplikan dokumenter, disebutkan bahwa operasi militer di Papua telah berlangsung sejak era Operasi Trikora pada 1961 dan kini salah satunya berkaitan dengan pengamanan proyek strategis pemerintah.

Film tersebut menyebut keberadaan pos dan markas aparat di sejumlah wilayah dianggap sebagian warga mengambil area tanah masyarakat adat. Dokumenter itu juga memuat pernyataan beberapa warga yang mengaku mengalami trauma akibat konflik dan kekerasan yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Di sisi lain, keberadaan TNI dan Polri dalam film juga dikaitkan dengan upaya penanggulangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang melakukan perlawanan bersenjata di Papua.

Sorotan terhadap Dugaan Kolonialisme Modern

Melalui judul Kolonialisme di Zaman Kita, film ini mengangkat kritik mengenai pola penguasaan lahan dan sumber daya alam di Papua. Dokumenter tersebut menyoroti kepemilikan perusahaan yang terlibat dalam proyek pangan dan energi, yang disebut berada di bawah kelompok usaha keluarga Fangiono melalui PT Merauke Sugar Group.

Film menyebut terdapat 10 perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut dan mayoritas sahamnya berada di bawah satu grup usaha. Selain itu, dokumenter tersebut juga memuat tudingan mengenai proses pelepasan lahan yang disebut dilakukan secara sepihak.

Dalam salah satu bagian film disebutkan adanya nilai ganti rugi tanah yang hanya dihargai sekitar Rp300 ribu per hektare. Narasi itu kemudian menjadi salah satu bagian yang memicu diskusi publik mengenai keadilan bagi masyarakat adat.

Warga Lokal Disebut Mengalami Kerugian

Film juga menampilkan program Operasi Optimalisasi Lahan (Opla) yang memberikan dukungan dana sekitar Rp900 ribu untuk pengelolaan sawah. Namun sejumlah warga dalam dokumenter mengaku bantuan tersebut tidak mencukupi untuk biaya produksi hingga panen.

“Semua bahan baku mahal dan tidak memungkinkan untuk menanam padi,” ungkap salah satu narasi warga dalam film tersebut.

Akibat keterbatasan modal dan pengetahuan pertanian sawah, sejumlah lahan yang sudah dibuka disebut akhirnya terbengkalai. Film itu juga menampilkan pandangan bahwa masyarakat lokal lebih akrab dengan pola pangan berbasis sagu dibanding sistem pertanian padi.

Ancaman terhadap Eksistensi Orang Asli Papua

Selain isu ekonomi dan lingkungan, film dokumenter ini juga menyoroti ancaman terhadap keberlangsungan budaya dan kehidupan Orang Asli Papua. Kehilangan hutan disebut berdampak pada hilangnya sumber obat tradisional, bahan pangan, hingga habitat satwa liar yang selama ini menopang kehidupan masyarakat adat.

Film menggambarkan bahwa perubahan pola hidup masyarakat berlangsung cepat akibat proyek berskala besar tersebut. Dalam dokumenter itu bahkan muncul narasi yang menyebut kondisi tersebut sebagai ancaman terhadap keberadaan sebuah peradaban lokal.

“Sagu yang menjadi makanan lokal kini mulai terusik,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam film terkait perubahan pola pangan masyarakat Papua.

Perdebatan Publik soal Pembangunan dan Lingkungan

Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita pada akhirnya tidak hanya menjadi film dokumenter, tetapi juga memicu perdebatan publik mengenai arah pembangunan di Papua. Film mempertanyakan apakah proyek pangan dan bioenergi layak dijalankan apabila menimbulkan kerusakan lingkungan besar dan mengancam kehidupan masyarakat lokal.

Isu tersebut kemudian melahirkan dua pandangan berbeda di masyarakat. Sebagian pihak menilai film ini membuka sisi yang jarang terlihat mengenai dampak pembangunan di Papua. Sementara pihak lain berpandangan proyek strategis nasional tetap diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.

Kemunculan film dokumenter ini juga dinilai menjadi bagian dari perkembangan karya jurnalistik dan seni kritik sosial di Indonesia yang mengangkat isu-isu publik melalui medium visual dan dokumenter.

Tags: film dokumenter Pesta BabiPesta BabiPSN PapuaSisi Gelap PSN
ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Febrie Adriansyah dan Kasus Batu Bara Fakta Penjagaan Rumah hingga Temuan Brankas

Jampidsus Mengundurkan Diri: Kronologi, Alasan, dan Nasib Perkara Setelah Febrie Mundur

by Hendrawan
11 July 2026
0

Jampidsus mengundurkan diri. Simak kronologi, alasan Febrie Adriansyah mundur, status hukumnya, calon pengganti, dan kelanjutan perkara.

Febrie Adriansyah Jadi Sorotan di Tengah Penyidikan Dugaan Korupsi Batu Bara

Jampidsus Mengundurkan Diri, Apa Dampaknya bagi Perkara Besar di Kejagung?

by Hendrawan
11 July 2026
0

Jampidsus mengundurkan diri dan memicu pertanyaan tentang kelanjutan perkara, transisi pimpinan, serta kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung.

Polda Papua Serukan Penyelesaian Konflik Tanpa Perang Antarsuku

Polda Papua Serukan Penyelesaian Konflik Tanpa Perang Antarsuku

by Lia
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Papua mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan konflik tanpa menggunakan kekerasan antarsuku. Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R....

Presiden Prabowo: Tantangan Indonesia Menghargai Prestasi Sendiri

Presiden Prabowo: Tantangan Indonesia Menghargai Prestasi Sendiri

by wahyu
11 July 2026
0

Headline.co.id, Presiden Prabowo Subianto Menyoroti Tantangan Yang Dihadapi Indonesia Dalam Membangun Daya Saing ~ yaitu kurangnya apresiasi terhadap prestasi sendiri....

Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan untuk Perkuat Infrastruktur Air

Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan untuk Perkuat Infrastruktur Air

by Wawan
11 July 2026
0

Headline.co.id, Lombok Barat ~ Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di berbagai daerah di Indonesia pada Jumat (10/7/2026). Acara peresmian...

Presiden Prabowo Serukan Aparatur Negara Perangi Korupsi

Presiden Prabowo Serukan Aparatur Negara Perangi Korupsi

by masfajar
11 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto mengimbau seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri dalam menjalankan tugas sebagai...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

kenapa sering sakit kepala dan Obat Sakit Kepala

Mengenal Sakit Kepala: Penyebab, Jenis dan Cara Mengobatinya

8 March 2023
Rekonstruksi Kasus Penculikan Kacab BRI di Cempaka Putih Digelar

Rekonstruksi Kasus Penculikan Kacab BRI di Cempaka Putih Digelar

17 November 2025
Gubernur Kalbar Dorong Peningkatan Ketakwaan dari Lingkungan Keluarga

Gubernur Kalbar Dorong Peningkatan Ketakwaan dari Lingkungan Keluarga

21 February 2026

Pascabanjir Cirebon, Warga Bersama Tim Gabungan Bersihkan Sisa Material Lumpur

4 March 2022
Polres Merauke Hancurkan Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal

Polres Merauke Hancurkan Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal

7 November 2025
Ilustrasi Gambar Lowongan kerja

Loker Semarang Terbaru: Temukan Peluang Kerja Sesuai Jurusan Kamu di LOKERSMG

30 October 2025
Bareskrim Polri Tangkap Pengelola Keuangan Jaringan Fredy Pratama di Malaysia

Bareskrim Polri Tangkap Pengelola Keuangan Jaringan Fredy Pratama di Malaysia

19 June 2026

Artikel Terbaru

ASN Pontianak Didorong Jadi Contoh Gerakan Lingkungan Bersih

ASN Pontianak Didorong Jadi Contoh Gerakan Lingkungan Bersih

11 July 2026
10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

10 Data Digital Marketing Indonesia 2026 yang Harus Diketahui Sebelum Menentukan Anggaran

11 July 2026
Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

11 July 2026
Satresnarkoba Polres Kutim Tangkap Dua Pengedar Sabu dalam Operasi Antik Mahakam 2026

Satresnarkoba Polres Kutim Tangkap Dua Pengedar Sabu dalam Operasi Antik Mahakam 2026

11 July 2026
Polda Metro Jaya Periksa 15 Saksi dalam Tiga Kasus Korupsi

Polda Metro Jaya Periksa 15 Saksi dalam Tiga Kasus Korupsi

11 July 2026
Polda Metro Jaya Periksa 15 Saksi dalam Tiga Kasus Korupsi

Polda Metro Jaya Periksa 15 Saksi dalam Tiga Kasus Korupsi

11 July 2026
Menko PMK: Hapus Stigma, Penyintas Kusta Berhak Atas Kesempatan Setara

Menko PMK: Hapus Stigma, Penyintas Kusta Berhak Atas Kesempatan Setara

11 July 2026

Popular Story

Tantangan Implementasi PP TUNAS: Anak Palsukan Usia untuk Akses Media Sosial
Pemerintah

Tantangan Implementasi PP TUNAS: Anak Palsukan Usia untuk Akses Media Sosial

by Lia
6 July 2026
0

Headline.co.id, Medan ~ Kementerian Komunikasi dan Digital mengungkapkan tantangan dalam penerapan Peraturan...

Read moreDetails

Hasil Portugal Vs Spanyol: Gol Dramatis Mikel Merino di Injury Time Singkirkan Cristiano Ronaldo dari Piala Dunia 2026

Jampidsus Mengundurkan Diri, Apa Dampaknya bagi Perkara Besar di Kejagung?

Dosen UGM: Krisis Lingkungan Akibat Keserakahan Manusia

Pemkab dan Baznas Sumenep Rampungkan Rehabilitasi 66 Rumah Tidak Layak Huni

Dari SEO ke GEO: Panduan Transisi untuk Tim Marketing Indonesia yang Ingin Tetap Relevan

Wisata Kaliurang Makin Lengkap, Merapi Park Buka Kembali hingga Kuliner Kopi Klotok

Diskominfo Kalbar Tingkatkan Layanan Informasi Publik Lewat Evaluasi E-Monev

Nasib Noussair Mazraoui Setelah Maroko Tersingkir: Konteks Kekalahan dan Masa Depan Bek Manchester United

Kecelakaan Kerja di Godean Sleman, Pekerja Bangunan Meninggal Saat Bongkar Rumah

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.