Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan makanan bergizi. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa program ini telah memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan melibatkan 81.100 rumah tangga di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa mayoritas penerima MBG merasakan manfaat program ini, dengan tingkat persetujuan yang meningkat dari Juli hingga November 2025.
Menurut Kepala Bakom, tingkat persetujuan masyarakat terhadap peran MBG dalam meringankan beban waktu menyiapkan makan siang meningkat dari 75,4 persen menjadi 78,3 persen. Selain itu, aspek meringankan pengeluaran sehari-hari juga mengalami peningkatan dari 73,6 persen menjadi 75,9 persen. Persentase siswa yang menghabiskan seluruh porsi MBG pun naik dari 66,9 persen pada Juli 2025 menjadi 69,8 persen pada November 2025, menunjukkan adanya perbaikan kualitas menu dan cita rasa.
Kepala Bakom menegaskan bahwa perbaikan tata kelola dalam pelaksanaan MBG terus dilakukan melalui kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait. “Perbaikan ini penting untuk memastikan program berjalan dengan baik,” ujar Kepala Bakom. Sejak penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), terjadi peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program ini. Sepanjang tahun 2026, terdapat 3.615 aduan yang masuk ke call center SAGI 127 yang dioperasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).























