Headline.co.id, Tidore ~ Rahmawati Muhammad Sinen, yang baru saja dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Tidore Kepulauan untuk periode 2026–2030, menekankan pentingnya membangun budaya membaca di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Pengukuhan Rahmawati dilakukan dalam acara pengukuhan Bunda Literasi kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara di Ballroom Gamalama, Bella Hotel, pada Senin (11/5/2026).
Acara pengukuhan tersebut dipimpin oleh Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara, Rusni Sarbin, dan dihadiri oleh Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Aminudin Aziz, serta Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Rahmawati menyatakan bahwa peran Bunda Literasi sangat penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang disiplin dan sadar akan pentingnya literasi, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
“Setelah pengukuhan ini, kami menunggu petunjuk teknis terkait program yang akan dilakukan. Kami juga akan melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah untuk menjalankan setiap program literasi,” ujar Rahmawati. Ia menambahkan bahwa Perpustakaan Nasional juga mendorong penguatan kerja sama lintas organisasi perangkat daerah, terutama dengan Dinas Pendidikan, mengingat peran besar sekolah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).
Rahmawati mengungkapkan bahwa, “Seperti dipaparkan oleh Kepala Perpusnas, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Tidore Kepulauan berada pada skor 13,89 persen dan merupakan yang tertinggi di Provinsi Maluku Utara. Capaian ini menjadi motivasi penggerak untuk kita kampanyekan program literasi di Kota Tidore.” Ia berharap sinergi pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna membangun budaya literasi yang berkelanjutan di Kota Tidore Kepulauan.






















