Headline.co.id, Gorontalo ~ Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan bahwa kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Provinsi Gorontalo telah berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. Pernyataan ini disampaikan Gusnar bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam rapat pimpinan evaluasi di aula rumah jabatan gubernur pada Sabtu (9/5/2026).
Gusnar menjelaskan bahwa ada tiga indikator utama yang menjadi dasar penilaian keberhasilan kunjungan tersebut. Indikator pertama adalah kesiapan teknis pemerintah daerah dalam menyambut tamu negara, meskipun waktu persiapan sangat singkat dan jadwal kedatangan tidak pasti hingga H-1. “Alhamdulillah kegiatan ini saya nyatakan berhasil dengan baik. Tentu ini ada indikatornya. Hari Rabu kita menerima informasi soal rencana kunjungan. Itu pun diwarnai dengan on-off on-off. Kepastiannya baru Kamis malam,” ujar Gusnar dalam keterangan resminya di hadapan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Indikator kedua adalah respons positif dan antusiasme masyarakat selama kunjungan Presiden di Bumi Serambi Madinah. Antusiasme ini terlihat dari sambutan masyarakat yang luar biasa, mulai dari keberangkatan dari Stadion Merdeka hingga peninjauan di lokasi utama. “Mobil Bapak Presiden baru keluar stadion sudah tersendat. Masyarakat sangat antusias menyambut beliau,” lanjutnya.
Indikator ketiga yang dianggap paling penting adalah adanya komitmen nyata Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Gusnar mengungkapkan bahwa Menteri KKP telah sepakat menjadikan Gorontalo sebagai prioritas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) seperti yang ada di Kelurahan Leato. “Alhamdulillah ada sekitar 62 proposal KNMP baru yang akan dibangun di Gorontalo. Nilainya juga cukup besar sekitar Rp1,24 triliun. Ini tentu saja menjadi berkah bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” katanya.
Rapat evaluasi yang dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD ini dilaksanakan sekitar empat jam setelah Presiden Prabowo kembali ke Jakarta. Dalam rapat tersebut, para pimpinan OPD juga melaporkan kegiatan di lapangan, termasuk pembersihan jalur strategis seperti Gorontalo Outer Ring Road (GORR) untuk memastikan standar protokol VVIP terpenuhi meskipun ada perubahan rute perjalanan rombongan presiden saat pelaksanaan. (mcgorontaloprov/isam)






















