by

Cara Sehat Mengolah Sayur

HeadLine.co.id, (Jakarta) – Sayuran mengandung nutrisi dan vitamin yang sangat banyak dan baik untuk tubuh. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk mengonsumsi sayuran sebanyak 250 gram per hari.

Namun masih banyak yang salah dalam mengolah sayuran sehingga nutrisi dari sayur tersebut justru hilang saat proses memasak. Oleh karena itu diperlukan cara yang tepat dalam mengolah sayuran supaya kandungan gizi nya tetap utuh dan dapat diserap oleh tubuh. Berikut beberapa cara mengolah sayuran yang dianjurkan:

1. Mengukus. Dengan teknik tersebut nutrisi dan rasa sayuran akan terjaga dan tidak hilang. Selain itu mengukus merupakan salah satu cara terbaik dan tersehat untuk memasak sayuran.

2. Memanggang. Salah satu cara untuk memasak sayuran adalah dengan memanggangnya. Disarankan untuk menambahkan minyak zaitun supaya nutrisinya bertambah dan sebaiknya hindari menggunakan minyak sayur yang mengandung banyak lemak trans.

3. Menumis. Cara ini merupakan cara cepat dan mudah dalam mengolah sayuran. Meskipun mudah, anda tetap harus menjaga sayuran tersebut supaya tidak layu. Jangan terlalu lama supaya sayuran tetap segar sehingga memperoleh nutrisi yang banyak.

4. Dioven. Cara berikutnya yang bisa diterapkan adalah memanggang sayuran. Memasak dengan cara ini akan membantu menjaga rasa masakan serta menjaga kandungan nutrisi seperti vitamin dan mineral dalam sayur.

5. Merebus. Cara ini merupakan salah satu cara yang paling sering dilakukan, namun merebus sayuran dapat menghilangkan kandungan gizi didalamnya. Namun untuk menyiasatinya anda dapat merebus dengan air yang sudah masak dan perhatikan waktu perebusan.

Nah itu tadi beberapa cara yang dapat anda terapkan dirumah saat memasak sayuran. Sangat disayangkan bila setiap hari anda makan sayuran namun salah dalam pengolahannya. Dalam memasak pun harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh anda seperti penggunaan garam atau gula dan yang terpenting hindari penggunaan bahan-bahan yang mungkin dapat menimbulkan alergi seperti pewarna, pengawet dan penyedap rasa yang berlebihan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed