Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial dengan menyalurkan bantuan melalui Dinas Sosial. Bantuan ini diberikan kepada ribuan Penerima Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) pada tahun 2026, bertempat di halaman Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, pada Sabtu (18/4/2026).
Kepala Dinas Sosial Batang, Willopo, menyatakan bahwa bantuan ini ditujukan untuk berbagai kelompok rentan, termasuk anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan lanjut usia terlantar. Program ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi dan mendorong kemandirian masyarakat. “Untuk tahap pertama 2026, sebanyak 1.545 anak yatim, piatu, dan yatim piatu menerima santunan masing-masing Rp500 ribu, dengan total bantuan mencapai Rp772,5 juta. Selain itu, bantuan asistensi juga diberikan kepada 140 penyandang disabilitas berat dan 139 lanjut usia terlantar. Masing-masing menerima Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan, dengan total bantuan masing-masing Rp84 juta dan Rp83,4 juta,” jelas Willopo.
Selain bantuan konsumtif, Pemkab Batang juga memfokuskan pada pemberdayaan ekonomi. Sebanyak 61 PPKS, termasuk penyandang disabilitas ringan, eks warga binaan, dan perempuan rawan sosial ekonomi, mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta per orang. Bantuan serupa juga diberikan kepada 46 keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total nilai Rp138 juta.
Willopo menambahkan bahwa perlindungan bagi pekerja rentan juga diperkuat melalui penyerahan simbolis santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris. Nilai santunan mencapai Rp42 juta per penerima, dengan total klaim sejak 2025 hingga April 2026 mencapai Rp764 juta untuk 22 ahli waris. Program jaminan sosial ini diharapkan dapat mencegah kemunculan kemiskinan ekstrem baru, serta menunjukkan kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat dari risiko sosial ekonomi.
Pemkab Batang juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan melalui program CSR, untuk memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja rentan. Contohnya, PT Bhimasena Power Indonesia menyalurkan bantuan alat tulis bagi 25 anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batang juga memberikan bantuan 18 pasang seragam Sekolah Dasar.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat adalah kewajiban, terutama bagi mereka yang berusaha meningkatkan taraf hidup. “Bantuan yang kita serahkan hari ini bukan sekadar angka atau nominal, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Batang dalam mewujudkan kesejahteraan yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya. Faiz juga berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan bijak dan dilihat sebagai motivasi untuk terus berkarya dan berdaya.




















