Kisah Sedih Para Buruh di Malaysia, Makan Daun Pepaya karena Tak Digaji

  • Whatsapp
Makanan para buruh di Malaysia yang tidak digaji karena wabah Corona. (Foto: Istimewa)
Makanan para buruh di Malaysia yang tidak digaji karena wabah Corona. (Foto: Istimewa)

HeadLine.co.id (Malaysia) – Sejumlah buruh pabrik di Malaysia tidak mendapat gaji ditengah Pandemi Corona. Hal ini memaksa mereka memakan daun pepaya rebus selama beberapa hari untuk mengganjal rasa lapar.

Baca juga: Update Persebaran Kasus Positif Covid-19 di Wilayah Lampung 18 April

Bacaan Lainnya

Mewabahnya Covid-19 membuat banyak perusahaan tak dapat menggaji para pekerja. Seperti halnya para buruh pabrik di Malaysia saat berlangsungnya masa Movement Control Order (MCO).

Baca juga: 1.500 Panggilan ‘Prank’ ke Call Centre Layanan Darurat Covid-19, Mang Oded: Stop Ngaheureuyan

Diketahui, para buruh mengambil daun pepaya dari pohon yang sama lalu merebusnya dengan api kayu bakar. Kisah menyentuh ini dilihat langsung oleh para relawan yang sedang mendistribusikan bantuan makanan ke wilayah para buruh berdiam.

Baca juga: Okupansi Menurun KA Joglosemarkerto dan KA Kamandaka Dibatalkan, Ini Daftar Ka yang Masih Beroperasi di Purwokerto

Dilansir dari laman World of Buzz, Minggu (19/4/2020), para relawan tersebut menemukan para buruh itu bekerja di sebuah pabrik di Batu Pahat. Kisah ini didapat setelah relawan menelusuri via telepon.

Baca juga: Update Virus Corona di Indonesia Sabtu 18 April 2020: Menjadi 6.428 Kasus Pasien Positif, DKI Jakarta Mendominasi

Dari laporan yang telah dikonfirmasi, mereka belum mendapatkan gaji sejak 21 Maret 2020 lalu.

Baca juga: Berada Dalam Zona Hijau, Masjid di Ciamis Tetap Gelar Shalat Tarawih Berjamaah

“Karena daun pepaya bisa dimakan, dan buruh pabrik ini belum bisa membeli makanan, itulah alasan mereka coba bertahan dengan terus makan daun pepaya rebus,” ucap relawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *