Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Evaluasi Menu MBG: Penyesuaian Nutrisi untuk Siswa di Yogyakarta

Wawan by Wawan
6 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
Evaluasi Menu MBG: Penyesuaian Nutrisi untuk Siswa di Yogyakarta
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari orang tua siswa mengenai kualitas menu yang diterima selama bulan Ramadhan. Laporan menyebutkan bahwa makanan yang dibagikan di beberapa sekolah didominasi oleh roti, yang dianggap kurang memadai sebagai sumber gizi utama bagi siswa. Menanggapi hal ini, Pemerintah Daerah DI Yogyakarta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta pihak terkait untuk merespons keluhan masyarakat mengenai kualitas makanan yang diterima siswa. Pemerintah daerah menekankan pentingnya transparansi dalam penyediaan makanan, termasuk mencantumkan informasi kandungan gizi dan rincian harga komponen makanan dalam setiap paket MBG. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada masyarakat mengenai nilai paket makanan yang diterima siswa serta memastikan kualitas makanan sesuai dengan anggaran yang dialokasikan.

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., pakar teknologi pangan dari Universitas Gadjah Mada, menilai bahwa program MBG memiliki tujuan yang baik untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak usia sekolah. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada perencanaan kebijakan yang matang, mulai dari penentuan anggaran, penyusunan standar gizi, hingga mekanisme pelaksanaan di lapangan. “Kalau tujuannya untuk meningkatkan gizi anak SD, SMP, dan SMA tentu semua orang setuju. Tetapi persoalannya adalah apakah rencana itu sudah disusun secara baik, termasuk harga yang ditetapkan dari pusat,” ujarnya, Jumat (13/3).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Sri Raharjo menyoroti pentingnya penetapan harga paket makanan yang seragam di seluruh Indonesia, yang saat ini berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000 per porsi. Ia menilai kebijakan harga yang sama perlu dikaji lebih mendalam, terutama terkait variasi kebutuhan gizi siswa pada jenjang pendidikan yang berbeda. “Kebutuhan energi siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas tidaklah sama sehingga perencanaan menu harus mempertimbangkan perbedaan tersebut,” tuturnya.

Ia juga menyoroti sistem pelaksanaan program yang melibatkan berbagai pihak dalam rantai distribusi makanan. Saat ini, pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan yayasan yang menyalurkan program kepada sekolah melalui satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Menurut Sri Raharjo, kualitas makanan yang diterima siswa sangat bergantung pada kemampuan pihak yang mengelola dapur produksi. “Dapur yang sudah diisi oleh orang-orang yang memiliki pengalaman kerja biasanya dapat mempertahankan kualitas makanan. Tetapi jika pengelolanya belum terlatih menangani produksi dalam jumlah besar, risiko terhadap keamanan pangan dan nilai gizinya bisa lebih tinggi,” jelasnya.

Sri Raharjo juga menekankan pentingnya memastikan setiap paket makanan memenuhi kebutuhan energi siswa. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan kalori berbeda-beda pada setiap jenjang pendidikan. Siswa sekolah dasar rata-rata membutuhkan sekitar 450 kalori, siswa SMP sekitar 550 kalori, sementara siswa SMA dapat membutuhkan sekitar 650 hingga 700 kalori untuk satu kali makan. “Kebutuhan energi tersebut harus dipenuhi melalui komposisi nutrisi yang seimbang, yang terdiri atas karbohidrat, protein, dan lemak dalam proporsi yang tepat,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa penyusunan menu harus mempertimbangkan berbagai komponen agar kebutuhan energi siswa terpenuhi. Menu MBG idealnya terdiri dari sumber karbohidrat seperti nasi, sumber protein baik nabati maupun hewani, serta sayur dan buah sebagai pelengkap gizi. “Kalau satu kali makan harus memenuhi sekitar 500 kalori, komposisinya harus mencakup karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah yang cukup. Padahal biaya satu paket juga harus mencakup nasi, lauk protein, sayur, dan buah,” katanya.

Sri Raharjo menjelaskan bahwa sumber protein hewani seperti telur, ayam, atau ikan umumnya lebih mahal dibandingkan protein nabati. Oleh karena itu, penyusunan menu harus dilakukan dengan perencanaan yang cermat agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi meskipun anggaran terbatas.

Ia juga menelaah perubahan format menu selama bulan Ramadhan, di mana makanan yang dimasak pagi atau siang hari baru dikonsumsi saat berbuka puasa. Situasi ini membuat jenis makanan yang dipilih harus mempertimbangkan daya tahan makanan serta aspek keamanan pangan. “Karena makanan dimasak pagi atau siang tetapi dimakan malam, maka harus dipilih makanan yang relatif aman sampai waktu berbuka, biasanya berupa olahan yang lebih kering serta buah utuh,” ujarnya.

Namun, perubahan bentuk menu tersebut berpotensi memengaruhi kandungan gizi yang diterima siswa. Dalam beberapa kasus, menu yang disederhanakan untuk menyesuaikan kondisi distribusi dapat membuat komposisi kalori dan nutrisi menjadi kurang optimal. Kondisi ini, imbuh Sri Raharjo, dapat menjadi salah satu alasan munculnya keluhan dari orang tua siswa.

Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program MBG agar tujuan utama program, yakni meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, dapat tercapai secara optimal. Sebagai bagian dari evaluasi, Sri Raharjo menilai bahwa mekanisme penyediaan makanan melalui dapur produksi berskala besar masih menyisakan tantangan, terutama dalam hal pengawasan kualitas dan keamanan pangan. Produksi makanan dalam jumlah besar setiap hari membutuhkan manajemen dapur yang ketat serta tenaga kerja berpengalaman agar kualitas makanan tetap terjaga.

Ia menyarankan pendekatan lain untuk membuat pelaksanaan program lebih terkendali, seperti memanfaatkan kantin sekolah sebagai basis penyediaan makanan bagi siswa. “Pertama, sebaiknya penyelenggaraan MBG itu berprinsip pada kantin sekolah. Tentang budgetnya Rp10.000 tetap bisa berjalan, tetapi standar gizi minimum diharapkan tetap tercapai,” ujarnya.

Menurut Sri, sistem tersebut memungkinkan makanan diolah langsung di lingkungan sekolah sehingga proses produksi dan distribusi menjadi lebih sederhana dan mudah diawasi. “Memang tetap membutuhkan tenaga kerja, tetapi tidak sebanyak dapur SPPG yang harus memasak dalam jumlah sangat besar,” katanya.

Ia menilai bahwa aspek keamanan pangan juga dapat lebih terjaga karena makanan diproduksi dan didistribusikan di tempat yang sama. “Kalau diolah dan dibagikan di sekolah, risikonya bisa lebih kecil dan semuanya lebih manageable,” pungkasnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita JogjaHeadlineJogjaMakanProgram

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Wawan

Wawan

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kemenhub Intensifkan Pemeriksaan Transportasi Menjelang Nataru 2025/2026

Kemenhub Intensifkan Pemeriksaan Transportasi Menjelang Nataru 2025/2026

23 November 2025
Resto Terra Verte Bali

Restoran Mediterania Baru di Ubud yang Siap Memberi Pengalaman Bersantap Berbeda

30 December 2025
Gubernur Kalbar Dorong Pengembangan Pantai Temajuk untuk Ekonomi Perbatasan

Gubernur Kalbar Dorong Pengembangan Pantai Temajuk untuk Ekonomi Perbatasan

14 June 2026
Indonesia Dorong Peran Negara Berkembang di KTT G20 Johannesburg

Indonesia Dorong Peran Negara Berkembang di KTT G20 Johannesburg

24 November 2025
Ilustrasi Logo Muhammadiyah

Muhammadiyah Resmi Umumkan Jadwal Awal Ramadan dan Hari Raya Islam 1445 H

18 January 2024
Diskominfo Jatim Tingkatkan Kompetensi Guru Sekolah Rakyat dalam AI

Diskominfo Jatim Tingkatkan Kompetensi Guru Sekolah Rakyat dalam AI

23 April 2026
Gempa Magnitudo 3,6 Mengguncang Sukabumi, Jawa Barat

Gempa Magnitudo 3,6 Mengguncang Sukabumi, Jawa Barat

25 November 2025

Artikel Terbaru

: Kominfo Lumajang/Anam (Istimewa)

Pendampingan Ekspor Gratis bagi UMKM Kerajinan Lumajang

24 September 2026
Distribusi Dana Zakat 2025 Jangkau Lebih 43 Juta Mustahik, Bantu Pendidikan hingga Ekonomi Umat

Distribusi Dana Zakat 2025 Dorong Kemandirian Mustahik

24 September 2026
: Kominfo Lumajang/Anbiya (Istimewa)

Keamanan Data Jadi Tanggung Jawab Seluruh ASN Lumajang

24 September 2026
: Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mengecam keras berbagai tindakan sepihak Israel di Tepi Barat, Palestina yang dinilai mendorong terjadinya aneksasi de-facto dan secara sistematis mempersempit ruang perdamaian. Kecaman tersebut disampaikan dalam Sidang Terbuka Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (18/2/2026). (Foto: Kemlu)

Menlu Sugiono Sampaikan Isu Palestina di Sidang Umum PBB

24 September 2026
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga saat penyaluran 25 ribu liter air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Bantul, Kamis (24/9/2026). Bantuan lima tangki air bersih tersebut diperuntukkan bagi sekitar 167 kepala keluarga serta mendukung kebutuhan air di SD 2 Terong.

Kekeringan Dlingo, 167 KK dan SD 2 Terong Terima 25 Ribu Liter Air Bersih dari Polres Bantul

24 September 2026
: Sejumlah pekerja Tuli berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat dalam menjalankan aktivitasnya. Momentum Hari Bahasa Isyarat Internasional menjadi pengingat pentingnya akses komunikasi yang setara serta perlindungan sosial bagi pekerja Tuli agar dapat bekerja secara mandiri dan aman. (Foto: Kemenko Pemberdayaan Masyarakat)

Kecelakaan di Jalan, Dayat Rasakan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

24 September 2026
: Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma (tengah), dalam rapat pengurus TP PKK Kabupaten Lumajang di Aula Sekretariat DWP Lumajang, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Rabu (23/9/2026). Kominfo Lumajang/Ardi (Istimewa)

TP PKK Lumajang Percepat Program, Dampak Nyata Jadi Tolok Ukur

24 September 2026

Popular Story

: Dok. Kementan
Nasional

Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol

by Lia
22 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan pengembangan lahan hingga 2 juta...

Read moreDetails

Bazar Murah Kubu Raya Tawarkan Telur dan Daging Ayam Terjangkau

Geely Siapkan Charger 2,2 MW, Pengisian Baterai Mobil Listrik Diklaim Cuma 4 Menit

KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Pemerasan Proyek

[Siaran Pers] Menkomdigi Tegaskan Aturan Indonesia kepada CEO Roblox

Fleksibilitas Jaringan Listrik Dibutuhkan untuk Energi Terbarukan dan AI

Museum Angkut di Kota Batu Tawarkan Wisata Edukasi dan Hiburan

Australia Gandeng Raksasa Teknologi Perkuat Keamanan Internet dan Regulasi AI

Polisi Bongkar Lab Narkoba Liquid Vape di Bandung, 400 Cartridge Disita

Prabowo Tiba di Rusia untuk Hadiri Eastern Economic Forum ke-11

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.