Berita, Hukum, Nasional, Pemerintah,

Maklumat Kapolri! Masyarakat Dihimbau Tidak Buat Acara Keramaian Termasuk Unjuk Rasa

Kapolri Idham Azis Himbau untuk mematuhi kebijakan pemerintah untuk mencegah penularan virus Corona.
Kapolri Idham Azis Himbau untuk mematuhi kebijakan pemerintah untuk mencegah penularan virus Corona. (Foto: Divhumas Polri)

HeadLine.co.id, (Nasional) – Mewabahnya virus Corona (Covid 19) di Indonesia mulai mengkhawatirkan, Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran infeksi virus tersebut. Presiden juga meminta segenap masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Atas himbauan ini, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (RI) Drs. Idham Azis, M.S.i. mengeluarkan maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid 19).

Baca Juga: Update Terbaru Covid 19: 450 Orang Positif Virus Corona, Bertambah 81

Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan personel kepolisian bakal menindak tegas pihak yang masih membuat acara dan melibatkan banyak orang di tengah wabah virus Corona (Covid-19).

“Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Idham.

Dalam maklumat itu, Idham menjelaskan bahwa langkah tersebut akan dilakukan guna memberikan perlindungan terhadap masyarakat secara umum. Terlebih, pemerintah pusat dan daerah pun telah mengeluarkan kebijakan penanganan virus corona, sehingga Polri akan turut mengambil peran dan mendukung kebijakan pemerintah.

Maklumat ini juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K. melalui pesan suara via Whatsapp yang diterima tim Headline.co.id. Isi dari pesan tersebut adalah intinya memberikan perlindungan kepada masyarakat dan terkait penanganan wabah tersebut.

“Polri senantiasa mengacu asas ‘keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi’ (Salus Populi Suprema Lex Esto)” ujar Yuliyanto.

Yuliyanto mengatakan ada lima poin yang diatur oleh Polri terkait kegiatan masyarakat yang melibatkan massa yang banyak baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.

Baca Juga: KLHK Sumatera Berhasil Gagalkan Pengiriman Ilegal Orang Utan Lewat Kargo

Berikut isi maklumat tersebut agar masyarakat paham untuk tidak mengadakan acara atau kegiatan dibawah ini;

1. Pertemuan sosial budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar lokakarya sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis.
2. Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi pengantin.
3. Kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan.
4. Unjuk rasa, pawai, dan karnaval.
5. Kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya masa.

Baca Juga: Digandeng BNPB, Puluhan Influencer Semua Elemen Masyarakat Berperan Melawan COVID-19

Yuliyanto menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik serta meningkatkan kewaspadaan dilingkungan masing-masing.

“Selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah” katanya.

“Tidak melakukan pembelian atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan” tambahnya.

Ia juga mengatakan apabila dalam keadaan mendesak kegiatan yang melibatkan banyak orang, dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid 19. Serta tidak terpengaruh akan kabar yang belum jelas kebenarannya seperti hoaks.

“Tidak menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresehan di masyarakat” tegasnya.

Baca Juga: Serahkan Seribu Obat Virus Corona Ke RSPI, Kementerian BUMN Akan Terus Pasok Sesuai Kebutuhan

Ia berpesan kepada masyarakat apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi pihak kepolisian setempat.

“Jadi dimohon kepada seluruh warga masyarakat agar Mari kita sama-sama mengikuti imbauan mengikuti anjuran yang disampaikan oleh pemerintah agar penyebaran virus Corona ini segera bisa berhenti” tutupnya.

Comments
To Top