oleh

Trauma Motor Dibegal di Oku Timur, Pemerintah Setempat dan Kepolisian Diminta Lebih Sigap

-Hukum, Humaniora-898 views

Headline.co.id (Sumsel) ~ Seorang pegawai perpustakaan di Martapura saat hendak bekerja harus merelakan motornya di bawa kabur oleh begal. Kejadian tersebut terjadi di tanggul arah Belitang-Martapura pada Jumat (14/2) sekitar pukul 07.30.

baca juga: Wagub Sumsel Minta Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

Saat dihubunggi Headline.co.id, Paman korban Supriady menyampaikan, Kejadian tersebut terjadi di tanggul Belitang-Martapura lebih tepatnya di jalan cekung di dekat tanggul pembuangan air.

“Korbannya adalah keponakan saya sendiri, korban bernama Shofia (21) anak dari kakak perempuan saya,” ujarnya saat dihubungi headline.co.id.

Supriady menuturkan kejadian tersebut berawal ketika Shofia hendak berangkat bekerja disalah satu sekolahan di Martapura melewati tanggul arah Belitang-Martapura. Sesampainya di jalan cekung dekat tanggul pembuangan air korban mengurangi kecepatan kendaraanya kemudian dipepet oleh dua orang yang membawa pisau.

Korban ketakutan, akhirnya motor beat warna putih keluaran tahun 2018 ] berhasil dibawa kabur kawanan begal tersebut.

Akibat kejadian tersebut, hingga saat ini korban mengalami trauma hingga korban engan untuk keluar rumah.

baca juga: Nekat Berenang, Gadis 12 Tahun Meninggal Tenggelam di Embung Lanjaran Sleman

“Namanya perempuan di todong pisau, jelas trauma sampai keponakan saya tidak mau keluar rumah,” Ungkap Supriady.

“Shofia bekerja di salah bagian perpustakaan di Martapura, dia baru bekerja baru dua bulan,” imbuhnya.

Dari kejadian tersebut, Supriady berharap Pemerintah setempat dan aparat Kepolisian untuk lebih sigap terlebih sudah banyak korban begal di lokasi tersebut.

“Jangan menunggu, kan sudah banyak laporan dari masyarakat terus mau menunggu apalagi. Sudah ada ratusan korban di tanggul itu,” tutupnya.

baca juga: Usai Peresmian Renovasi Stadion Manahan, Presiden Berharap Siap Gelar Piala Dunia FIFA U20

Komentar

News Feed