by

Wagub Sumsel Minta Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

Headline.co.id (Palembang) ~ Wakil Guberbur Sumatera Selatan Mawardi Yahya meminya seluruh lapisan masyarakat yang ada di Sumatera Selatan untuk menerapkan pola hidup sehat agar tidak mudah terserang penyakit.

Di Palembang, Jumat (15/2), Mawardi menyampaikan pola hidup sehat itu sangat penting karena bisa menghindarkan sebagai macam penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung.

baca juga: Hadir Di Purwokerto, Loko Coffee Shop Tawarkan Menu Baru Dengan Tema Amphiteater

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat perlu memilih inisiatif dalam menjaga kesehatan, termasuk menjaga jantung, dan tidak harus tergantung dengan penanganan di rumah sakit.

Menurutnya perlu dilakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk terlibat dan menerapkan pola hidup sehat agar tidak mudah terserang penyakit jantung. Karena penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian.

Wagub Sumsel juga mengharapkan agar pengurus Yayasan Jantung Indonesia Sumatera Selatan menunjukkan komitmen mereka dalam pencegahan dan penanganan penyakit jantung.

Ia juga mengungkapkan selain pengobatan juga perlu melakukan pencegahan sedini mungkin terutama generasi millennial.

“Saya harapkan setelah pelantikan, pengurus dapat segera melakukan tugas sesuai tupoksinya dan harapannya kepengurusan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya.

baca juga: Masyarakat Apresiasi Aksi Heroik Polisi Menggendong Pria yang Terkana Serangan Jantung

Sementara, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Sumatera Selatan Fauziah Mawardi Yahya mengatakan upaya pencegahan dapat dilakukan dengan gerakan panca usaha jantung sehat, yaitu dengan gizi seimbang, hindari stres, awasi tekanan darah, teratur berolahraga, dan tidak merokok.

“Kita harus mengambil peran dalam upaya pencegahan penyakit jantung, yang dapat kita lakukan dengan mengampanyekan pola hidup sehat,” kata dia.

Selain itu, menyelenggarakan olahraga jantung sehat, dan pemeriksaan jantung secara gratis bagi lansia, kalangan menengah ke bawah, serta sosialisasi.

Oleh karena itu, ia juga berharap akan ada dukungan dari semua pihak, pemerintah, BUMN, BUMD, sehingga kegiatan itu dapat mewujudkan masyarakat yang terhindar dari penyakit jantung.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Esti Nurjadin mengatakan program tertinggi dari BPJS Kesehatan pada 2019 untuk penyakit jantung.

“Hampir Rp10 triliun beban BPJS, berdasarkan hasil riskesdas,” ujar dia.

baca juga: Eks Lokalisasi Dolly Kini Berubah Jadi Pasar Burung dan Batu Akik

Selain itu, katanya, penyakit jantung juga bisa berpotensi terjadi pada generasi muda dari umur 15-35 tahun.

“Maka gaya hidup yang sehat harus dimulai sejak dini dalam keseharian,” tambah dia.

 

Comment

News Feed