Headline.co.id, Yogyakarta ~ Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI (RSIY PDHI) kembali dipercaya mendukung rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Mandiri Inhealth dalam penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon 2026. Keterlibatan tersebut berlangsung sejak 14 Juni hingga puncak pelaksanaan ajang lari internasional pada 21 Juni 2026 melalui berbagai layanan kesehatan di Yogyakarta. Dukungan diberikan melalui kegiatan bakti kesehatan, pemeriksaan kesehatan bagi Abdi Dalem, hingga penyiagaan tim medis untuk memastikan kegiatan berjalan aman, sehat, dan lancar.
Kepala Bidang Pelayanan RSIY PDHI, drg. Hj. Saptorini, M.A.R.S., CHEC., CHMC, mengatakan kepercayaan yang diberikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Mandiri Inhealth menjadi amanah sekaligus motivasi bagi rumah sakit untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional dan humanis.
“Kepercayaan yang diberikan kepada RSIY PDHI menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan humanis. Sebagai rumah sakit Islam, kami memandang pelayanan kesehatan bukan hanya sebagai tugas profesional, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Dukungan RSIY PDHI menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan yang menyertai penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon 2026, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sektor kesehatan dan dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan Kesehatan Dimulai Sejak Pertengahan Juni
Partisipasi RSIY PDHI diawali pada 14 Juni 2026 melalui kegiatan Medical Stand By Mandiri Sahabat Desa. Dalam kegiatan tersebut, tim medis RSIY PDHI hadir untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan serta memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar.
Menurut drg. Saptorini, kehadiran tenaga kesehatan pada kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terlibat dalam program CSR Bank Mandiri.
“Partisipasi RSIY PDHI dalam rangkaian kegiatan ini diawali pada 14 Juni 2026, melalui kegiatan Medical Stand By Mandiri Sahabat Desa, di mana tim medis kami hadir untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan dan memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.
Mandiri Bakti Kesehatan 2026 Layani Ribuan Abdi Dalem
Rangkaian kegiatan berlanjut pada 19 Juni 2026 melalui pelaksanaan Mandiri Bakti Kesehatan 2026 berupa Medical Check-Up bagi para Abdi Dalem Puralaya Imogiri dan Abdi Dalem Puro Pakualaman Yogyakarta.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para abdi budaya yang selama ini berperan menjaga dan melestarikan nilai-nilai tradisi Yogyakarta.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan kepedulian kepada para penjaga nilai-nilai budaya dan tradisi luhur Yogyakarta yang telah mengabdikan dirinya kepada masyarakat dan budaya bangsa,” ujar drg. Saptorini.
Selanjutnya pada 20 Juni 2026, RSIY PDHI kembali melaksanakan Medical Check-Up Abdi Dalem Keraton Kasultanan Yogyakarta. Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kondisi kesehatan para pelestari budaya Keraton Yogyakarta.
Secara keseluruhan, lebih dari 1.600 Abdi Dalem mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
“Sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan para abdi budaya yang memiliki peran penting dalam melestarikan warisan adiluhung Keraton Yogyakarta dengan jumlah total lebih dari 1600 abdi dalem,” kata drg. Saptorini.
Tim Medis RSIY PDHI Siaga pada Mandiri Jogja Marathon 2026
Puncak keterlibatan RSIY PDHI berlangsung pada 21 Juni 2026 saat pelaksanaan Mandiri Jogja Marathon 2026. Rumah sakit menerjunkan dokter dan paramedis yang memiliki kompetensi dalam penanganan kegawatdaruratan olahraga, khususnya kasus cardiac emergency dan trauma.
Tim medis tersebut bertugas memberikan dukungan kesehatan kepada peserta, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat dalam ajang olahraga internasional tersebut.
“Puncaknya, pada 21 Juni 2026, RSIY PDHI menerjunkan tim kesehatan untuk Medical Stand By Mandiri Jogja Marathon 2026 dengan menugaskan dokter dan paramedis dengan kompetensi kegawatan sport khususnya cardiac dan trauma guna memberikan dukungan medis kepada para peserta, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat, sehingga kegiatan olahraga berskala internasional ini dapat berlangsung dengan aman, sehat, dan sukses,” jelasnya.
Kesiapan tenaga medis dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon 2026 sekaligus memberikan rasa aman bagi ribuan peserta yang mengikuti perlombaan.
Apresiasi atas Kolaborasi dengan Bank Mandiri dan Mandiri Inhealth
RSIY PDHI menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Mandiri Inhealth atas kepercayaan yang diberikan dalam rangkaian kegiatan CSR tersebut.
Drg. Saptorini menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang sejalan dengan nilai-nilai yang dipegang RSIY PDHI sebagai rumah sakit Islam.
“Sebagai rumah sakit Islam, kami meyakini bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bentuk ibadah dan pengabdian kepada sesama,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara RSIY PDHI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan Mandiri Inhealth dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bank Mandiri Indonesia dan Inhealth atas kepercayaan yang diberikan kepada RSIY PDHI Yogyakarta. Semoga seluruh rangkaian kegiatan Mandiri Jogja Marathon 2026 berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Melalui keterlibatan mulai dari pelaksanaan bakti kesehatan, pemeriksaan kesehatan bagi ribuan Abdi Dalem, hingga dukungan medis pada ajang internasional, RSIY PDHI kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat serta mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan publik.























