Headline.co.id, Jakarta ~ Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama pemerintah Jepang meluncurkan inisiatif baru bertajuk “No Child Left Behind” pada Selasa, 11 Agustus 2026. Program ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan imunisasi anak di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap data yang menunjukkan masih adanya anak-anak di Indonesia yang belum mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap.
Program “No Child Left Behind” dirancang untuk memastikan bahwa setiap anak di Indonesia mendapatkan akses yang sama terhadap vaksinasi. WHO dan Jepang berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam mengidentifikasi daerah-daerah yang memiliki tingkat imunisasi rendah. Selain itu, mereka juga akan memberikan dukungan teknis dan sumber daya untuk meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah-wilayah tersebut.
Menurut pernyataan dari WHO, program ini tidak hanya berfokus pada distribusi vaksin, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam hal mendapatkan perlindungan kesehatan yang mereka butuhkan,” ujar perwakilan WHO. Pemerintah Jepang juga menyatakan dukungannya terhadap program ini dengan menyediakan bantuan finansial dan logistik.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah ini diharapkan dapat menutup kesenjangan imunisasi yang ada dan meningkatkan kesehatan anak-anak di seluruh Indonesia. Dengan kolaborasi ini, WHO dan Jepang berharap dapat mencapai target imunisasi yang lebih tinggi dan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup sehat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya global untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di negara-negara berkembang.



















