Headline.co.id ~ Polres Purwakarta melakukan pembersihan saluran air menjelang musim penghujan pada 29 September 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam itu berlangsung di sekitar Rumah Dinas Kapolres, Rumah Dinas Wakapolres, dan lingkungan Asrama Polisi Tegalsari, Polres Purwakarta. Pembersihan dilakukan bersama Wakapolres Purwakarta Kompol Yudiono dan seluruh jajaran personel untuk mengantisipasi tersumbatnya aliran air akibat sampah, rumput liar, lumpur, serta material lainnya. Langkah tersebut diambil agar saluran tetap bersih dan aliran air lancar ketika curah hujan mulai meningkat.
Pembersihan Saluran Air Purwakarta Dilakukan Bersama
Kegiatan pembersihan saluran air atau yang secara lokal dikenal sebagai ngosrek itu melibatkan pimpinan dan personel Polres Purwakarta. Mereka turun langsung membersihkan sejumlah bagian saluran yang berpotensi menghambat aliran air.
Dalam kegiatan tersebut, personel mengangkat tumpukan sampah, membersihkan rumput liar, serta mengeruk endapan lumpur. Material-material itu dinilai dapat menyumbat saluran dan menghambat aliran air sehingga berpotensi memicu genangan yang mengganggu warga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembersihan difokuskan pada area sekitar rumah dinas Kapolres, rumah dinas Wakapolres, serta lingkungan Asrama Polisi Tegalsari. Polres Purwakarta menyebut kegiatan itu menjadi langkah persiapan menghadapi meningkatnya curah hujan pada musim penghujan.
Polres Purwakarta Tekankan Pencegahan Sejak Dini
Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, pembersihan saluran air bukan sekadar rutinitas. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan upaya pencegahan sejak dini agar persoalan genangan tidak menunggu terjadi terlebih dahulu.
“Saluran air yang bersih dan tidak tersumbat sangat penting, terutama menjelang musim penghujan. Karena itu, kami mengajak seluruh personel maupun masyarakat untuk tidak menunggu terjadi genangan baru melakukan pembersihan. Pencegahan harus dimulai dari sekarang,” ujar Tini.
Ia menjelaskan, kondisi saluran air perlu menjadi perhatian karena tumpukan sampah dapat memperlambat aliran. Jika tidak dibersihkan, sampah berpotensi menyebabkan air meluap ke permukiman warga.
Karena itu, Tini mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran air. Ia juga mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pembersihan saluran secara rutin.
Warga Diajak Jaga Saluran Air
Tini menegaskan, kebersihan saluran air bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan. Menurut dia, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk memastikan saluran tetap berfungsi dan lingkungan terjaga.
“Menjaga saluran air bukan hanya tugas petugas kebersihan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan lingkungan tetap bersih. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dan rutin membersihkan saluran air akan sangat membantu,” katanya.
Pesan tersebut disampaikan seiring kegiatan pembersihan yang dilakukan secara bersama-sama oleh pimpinan dan personel Polres Purwakarta. Kehadiran Kapolres dan Wakapolres di lapangan menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari pimpinan dan dilaksanakan bersama jajaran.
Melalui kegiatan itu, Polres Purwakarta juga mengajak masyarakat mengikuti semangat Gerakan Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gerakan tersebut disampaikan sebagai ajakan untuk menjaga lingkungan, terutama dengan memastikan saluran air tidak dipenuhi sampah dan material penyumbat.
“Mari mulai dari lingkungan sendiri. Bersihkan saluran air sebelum hujan datang, jangan biarkan sampah menjadi penyebab genangan. Saluran bersih, aliran lancar, lingkungan lebih siap menghadapi hujan,” pungkas Tini.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















