Headline.co.id, Jakarta ~ Cristiano Ronaldo kembali mengukir sejarah di panggung sepak bola dunia setelah menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Rekor tersebut tercipta saat kapten Timnas Portugal mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan pada matchday kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Catatan itu membuat Ronaldo melampaui pencapaian Lionel Messi sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah turnamen tersebut.
Gol pertama Ronaldo lahir pada menit keenam setelah memanfaatkan umpan silang Joao Cancelo. Penyerang berusia 41 tahun itu melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper Uzbekistan, Abduvohid Nematov.
Gol tersebut bukan sekadar membuka keunggulan Portugal. Ronaldo resmi menjadi pemain pria pertama yang mampu mencetak gol di enam putaran final Piala Dunia secara beruntun, mulai dari Jerman 2006 hingga Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko 2026.
Rekor Ronaldo Pecah di Usia 41 Tahun
Pencapaian Ronaldo semakin istimewa karena diraih saat usianya telah menginjak 41 tahun 138 hari. Meski tak lagi berada pada usia emas seorang pesepak bola, ketajaman sang kapten Portugal tetap menjadi andalan tim asuhan Roberto Martinez.
Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39. Menerima umpan terobosan Bruno Fernandes, pemain Al Nassr itu berlari ke kotak penalti sebelum menaklukkan Nematov melalui penyelesaian klinis ke tiang jauh.
Brace tersebut sekaligus menambah koleksi gol Ronaldo di ajang Piala Dunia menjadi 10 gol dari enam edisi yang diikutinya.
Catatan itu membuatnya melewati rekor legenda Portugal, Eusebio, yang sebelumnya mengoleksi sembilan gol di putaran final Piala Dunia.
Daftar Gol Ronaldo di Enam Edisi Piala Dunia
Perjalanan Ronaldo mencetak gol di Piala Dunia dimulai pada edisi 2006 di Jerman saat membobol gawang Iran. Setelah itu, ia selalu mampu mencatatkan namanya di papan skor pada setiap turnamen yang diikutinya.
Rinciannya meliputi satu gol pada Piala Dunia 2006, satu gol pada 2010, satu gol pada 2014, empat gol pada 2018, satu gol pada 2022, dan dua gol pada Piala Dunia 2026.
Pencapaian tersebut menjadikannya pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Sebelumnya, Lionel Messi menjadi salah satu pemain dengan catatan gol di lima edisi Piala Dunia. Namun, megabintang Argentina itu tidak mencetak gol pada Piala Dunia 2010 sehingga tidak mampu menyamai rekor Ronaldo di enam turnamen berbeda.
Ronaldo Dinobatkan Man of the Match
Penampilan impresif Ronaldo saat menghadapi Uzbekistan membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match. Selain menyumbang dua gol, ia juga menjadi pusat permainan Portugal sepanjang pertandingan.
Portugal sendiri tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 66 persen dan melepaskan 17 tembakan, sembilan di antaranya tepat sasaran. Selain dua gol Ronaldo, kemenangan Selecao juga ditentukan oleh gol Nuno Mendes, gol bunuh diri yang melibatkan Abdukodir Khusanov dan Abduvohid Nematov, serta gol Rafael Leao pada menit ke-87.
Berdasarkan penilaian statistik pertandingan, Ronaldo juga menjadi pemain dengan rating tertinggi dibanding seluruh pemain di lapangan.
Fokus Bantu Portugal Lolos ke Fase Gugur
Meski berhasil memecahkan rekor bersejarah, Ronaldo menegaskan bahwa target utamanya tetap membantu Portugal meraih hasil terbaik di Piala Dunia 2026.
“Saya sangat senang. Namun, bagi saya, hal terpenting adalah kerja kami dan kepercayaan diri yang kami tunjukkan,” kata Ronaldo.
“Tim bermain sangat baik dan berkembang pesat. Rekor tentu menyenangkan, tetapi tujuan saya selalu membantu tim nasional mencapai targetnya.”
Kemenangan atas Uzbekistan menjadi respons positif Portugal setelah sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo pada laga pembuka Grup K.
Pelatih Roberto Martinez menilai timnya menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek permainan maupun mentalitas.
“Inilah respons yang kami punya di ruang ganti. Hari ini kami melihat tim dengan sikap dan komitmen yang sama, tetapi dengan kematangan yang lebih besar,” ujar Martinez.
Berkat kemenangan tersebut, Portugal kini memuncaki klasemen sementara Grup K dengan empat poin dan menjaga peluang besar untuk lolos ke babak gugur. Di sisi lain, Uzbekistan dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Bagi Ronaldo, malam di Houston bukan hanya tentang dua gol dan kemenangan besar Portugal. Pertandingan itu juga menjadi panggung lahirnya rekor baru yang menempatkannya sendirian di puncak sejarah Piala Dunia sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi turnamen terbesar sepak bola dunia.





















