Headline.co.id, Bangunan ~ Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Melonguane, Sulawesi Utara, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa ini terjadi pada pukul 14.30 WITA. Pusat gempa terletak di laut, sekitar 10 kilometer barat daya Melonguane, dengan kedalaman 10 kilometer.
Menurut informasi dari BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. “Kami terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika ada perubahan signifikan,” ujar Kepala BMKG Sulawesi Utara.
Sejauh ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara telah dikerahkan untuk melakukan pengecekan di lapangan dan memastikan keselamatan warga. “Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan cepat jika ada dampak yang ditimbulkan,” kata Kepala BPBD Sulawesi Utara.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Gempa ini merupakan yang kedua kalinya mengguncang Melonguane dalam kurun waktu satu minggu terakhir, setelah sebelumnya gempa dengan magnitudo 3,9 juga terjadi di wilayah yang sama. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di daerah rawan gempa seperti Sulawesi Utara.

















