Headline.co.id, Banda Aceh ~ 13 Agustus 2026 – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Z.A, memberikan lima pesan penting kepada sekitar 8.000 mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (USK) dalam acara penerimaan mahasiswa baru. Acara ini berlangsung di kampus USK, Banda Aceh, dan dihadiri oleh berbagai pejabat universitas serta mahasiswa.
Dalam sambutannya, Safrizal menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. “Mahasiswa harus mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial dan pembangunan di daerah masing-masing,” ujarnya. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya guna mengembangkan potensi diri.
Pesan kedua yang disampaikan adalah pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Safrizal menegaskan bahwa mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. “Kalian adalah generasi penerus yang harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Safrizal juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan informasi di era digital saat ini. Menurutnya, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal. “Penguasaan teknologi adalah kunci untuk bersaing di era global,” jelasnya.
Pesan keempat yang disampaikan adalah pentingnya menjaga integritas dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Safrizal mengingatkan bahwa integritas adalah modal utama dalam meraih kesuksesan. Terakhir, ia berpesan agar mahasiswa selalu menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalani masa studi. “Kesehatan adalah aset berharga yang harus dijaga,” tutupnya.
Acara penerimaan mahasiswa baru ini diharapkan dapat memotivasi para mahasiswa untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan semangat dan tekad yang kuat. Dengan pesan-pesan yang disampaikan, diharapkan mahasiswa baru USK dapat berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.


















