Highlight Berita:
Headline.co.id, Solo ~ PT Toyota-Astra Motor menguji kemampuan Toyota bZ4X Touring di lintasan light off-road Sirkuit Goro Assalam, Solo, Jawa Tengah, dengan melibatkan sejumlah jurnalis otomotif nasional. Pengujian dilakukan untuk memperlihatkan bahwa kendaraan listrik tidak hanya ditujukan bagi perjalanan perkotaan atau antarkota, tetapi juga dapat digunakan untuk aktivitas petualangan. Kemampuan tersebut didukung sistem All Wheel Drive dengan dua motor listrik yang menghasilkan total tenaga sistem 280 kW. Di lintasan non-aspal, mobil listrik berbasis baterai itu mampu melewati jalur overland tanpa hambatan.
Toyota memandang kebutuhan pengguna kendaraan listrik semakin beragam, termasuk konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara di medan lebih menantang. Karena itu, bZ4X Touring membawa pendekatan berbeda melalui perpaduan bentuk touring bergaya estate dengan karakter kendaraan SUV.
Toyota Perluas Fungsi Mobil Listrik untuk Petualangan
Toyota meyakini setiap orang memiliki definisi berbeda mengenai kegembiraan saat berkendara. Salah satunya adalah pengalaman melintasi medan menantang menggunakan kendaraan elektrifikasi, sehingga perusahaan memperluas jajaran mobil listrik dengan model yang diarahkan untuk kebutuhan adventure.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
'Model ini menggabungkan desain touring bergaya estate, dengan karakter SUV yang tangguh dan memanfaatkan sistem penggerak All Wheel Drive (AWD). Kami ingin memperlihatkan bahwa line-up mobil listrik Toyota dapat diperluas untuk kebutuhan adventure, yang dikenal menuntut durabilitas tinggi,' jelas Marketing Director PT TAM, Bansar Maduma.
Pendekatan tersebut membuat bZ4X Touring tidak hanya menawarkan karakter mobil listrik untuk penggunaan harian. Toyota menempatkan kemampuan menghadapi kondisi perjalanan yang lebih beragam sebagai bagian dari karakter kendaraan ini.
Dua Motor Listrik Hasilkan Tenaga 280 kW
Pada sektor performa, Toyota bZ4X Touring mengandalkan sistem AWD dengan dua motor listrik. Masing-masing eAxle menghasilkan tenaga 167 kW dan torsi 268 Nm, sedangkan total tenaga sistemnya mencapai 280 kW.
Konfigurasi motor listrik depan dan belakang memungkinkan distribusi tenaga bekerja secara independen. Dalam pengujian di lintasan non-aspal, sistem tersebut membantu kendaraan menjaga kemampuan bergerak di berbagai kondisi medan yang dilalui.
Sumber energinya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, Toyota mengklaim bZ4X Touring dapat menempuh jarak antara 462 hingga 487 kilometer, bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara.
Desain Touring Dipadukan Karakter SUV
Karakter bZ4X Touring juga terlihat dari rancangan eksteriornya. Toyota mempertahankan identitas hammerhead pada bagian depan yang dipadukan dengan lampu tipis memanjang, sementara bagian belakang menggunakan bumper yang dibuat kokoh.
Mobil ini memiliki ruang bagasi yang lega untuk membawa perlengkapan perjalanan. Unsur petualangan semakin terlihat melalui overfender berwarna hitam, pilar D yang dibuat lebih tegak, serta penggunaan pelek alloy berukuran 20 inci.
Toyota juga membekali bZ4X Touring dengan roof rail yang mampu menopang beban sekitar 80 kg. Kombinasi elemen tersebut memperkuat karakter kendaraan untuk perjalanan touring tanpa menghilangkan ciri khas SUV Toyota.
bZ4X Touring Melahap Lintasan Non-Aspal
Selama pengujian di trek non-aspal Sirkuit Goro Assalam, Toyota bZ4X Touring Battery EV mampu melewati lintasan overland tanpa hambatan. Postur bodinya yang besar dipadukan dengan ground clearance yang memadai untuk menghadapi jalur yang digunakan dalam pengujian tersebut.
Distribusi tenaga dari motor listrik depan dan belakang yang bekerja secara independen turut mendukung kendaraan ketika melintasi berbagai kondisi medan. Pada saat yang sama, karakter penggerak listrik tetap menghadirkan pengalaman berkendara yang senyap.
Pengujian itu digunakan Toyota untuk memperlihatkan sisi lain kendaraan listrik, terutama ketika teknologi elektrifikasi dipadukan dengan kemampuan menjelajah di luar jalan beraspal. Fokusnya tidak semata pada efisiensi dan kenyamanan, tetapi juga pengalaman berkendara dalam perjalanan yang lebih beragam.
'Pengalaman ini memperlihatkan sisi lain kendaraan listrik, di mana teknologi elektrifikasi tidak hanya menghadirkan efisiensi dan kenyamanan, tetapi juga dapat memberikan excitement dan membuka lebih banyak kemungkinan untuk menikmati perjalanan,' tukas Marketing Director PT TAM, Hiroyuki Oide.
Melalui bZ4X Touring, Toyota menunjukkan perluasan karakter jajaran kendaraan listriknya menuju kebutuhan perjalanan adventure. Perpaduan sistem AWD dua motor, baterai berkapasitas 74,69 kWh, desain touring, serta elemen khas SUV menjadi perangkat utama yang ditampilkan dalam pengujian di Solo tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















