Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Nezar Patria, menekankan pentingnya mitigasi risiko penggunaan kecerdasan buatan (AI) agentic di sektor jasa keuangan. Hal ini disampaikan dalam sebuah diskusi yang berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Nezar menyoroti bahwa AI agentic, yang memiliki kemampuan untuk membuat keputusan secara mandiri, dapat membawa risiko signifikan jika tidak dikelola dengan baik.
Dalam diskusi tersebut, Nezar Patria menggarisbawahi bahwa sektor jasa keuangan merupakan salah satu sektor yang paling rentan terhadap risiko AI. “Penggunaan AI agentic di sektor ini harus diimbangi dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk mencegah potensi kerugian,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa regulasi dan kebijakan yang ketat perlu diterapkan untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan secara aman dan bertanggung jawab.
Nezar juga menyarankan agar lembaga keuangan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia mereka dalam memahami dan mengelola teknologi AI. Menurutnya, pelatihan dan edukasi bagi para profesional di bidang ini sangat penting untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul. “Kita harus memastikan bahwa tenaga kerja kita siap menghadapi tantangan yang dibawa oleh perkembangan teknologi ini,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, Kominfo berencana untuk bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam menyusun pedoman dan regulasi yang lebih komprehensif. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kerangka kerja yang jelas bagi penggunaan AI di sektor keuangan, sekaligus melindungi kepentingan konsumen dan menjaga stabilitas sistem keuangan.


















