Headline.co.id, Lumajang ~ Gunung Semeru di Jawa Timur saat ini berada pada status Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran. Peningkatan aktivitas vulkanik ini terpantau sejak beberapa hari terakhir, sehingga masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diminta untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Menurut laporan dari PVMBG, peningkatan aktivitas Gunung Semeru ditandai dengan adanya peningkatan jumlah gempa vulkanik dan guguran lava pijar. Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, seperti Sungai Besuk Kobokan, diimbau untuk waspada terhadap potensi aliran lahar dingin dan awan panas. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru.
Kepala PVMBG, Andiani, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. “Kami terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan keselamatan masyarakat,” ujar Andiani. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat harus selalu memperhatikan informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Lumajang telah menyiapkan posko siaga bencana dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah evakuasi jika terjadi peningkatan aktivitas yang lebih signifikan. Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk dari petugas di lapangan. Dengan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan dampak dari aktivitas Gunung Semeru dapat diminimalisir.




















