by

Doa Masyarakat Hindu Tamil Untuk Presiden Jokowi

Headline.co.id (Jakarta) ~ Seorang relawan Jokowi Centre, Bpk Narain Sami, tokoh masyarakat Hindu Tamil Indonesia asal Medan menyampaikan doa khusus untuk Presiden, agar berhasil menjalankan dalam menjalankan roda pemerintahan pada periode 2019-2024.

baca juga : Berada di Mount Ainslie, Presiden Pelajari Pembangunan Ibu Kota Baru dari Australia

Narain menyampaikan doa untuk Presiden tersebut dilakukan dalam acara besar agama Hindu yaitu Thaipusam, yang mana acara tersebut merupakan merupakan upacara kebesaran Dewa Muruga yang di selenggarakan di kuil Dewa Muruga, sebuah kuil termegah dan terbesar di Asia Tenggara, di Batu Cave, Kuala Lumpur (8/2), yang dihadiri ratusan ribu umat Hindu, dari berbagai belahan dunia.

Ia melakukan upacara dan doa dengan melakukan ritual Tusuk Lidah & berdiri  diatas sepatu anni (sandal berisi paku tajam), kemudian  menaiki 272 anak tangga tanpa alas kaki menuju puncak bukit Batu Cave. Ritual kemudian diselesaikan di hadapan Dewa Muruga.

“Sebelum menjalankan ritual ini seseorang harus menjalankan puasa vegetarian selama 2 bulan, dan wajib menjaga perilaku dan berbuat baik kepada sesama manusia”, tutur Narain menjelaskan.

baca juga : Tagar #PrayForThailand Trending, Aksi Keji Pelaku Tewaskan 20 Orang

Niat doa ini telah dilakukan 2 bulan sebelum PILPRES 2019 yang lalu, kepada Ketua Harian Jokowi Centre Sahat M Lumbanraja. Menurut Narain, yang pernah menjadi Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia(PHDI) Prov Sumut, 3 periode (2001-2016),  Doa ini wujud dari kecintaan masyarakat Hindu Tamil kepada bangsa Indonesia, khusus Presiden Ir Joko Widodo. “Kami mendokan bapak Presiden/ Wapres  dan para Menterinya dapat  menjalankan pemerintahan pada periode ke dua lebih baik dari sebelumnya, dimana  rakyat lebih sejahtera. Indonesia aman,  damai dan dijauhkan dari bencana alam,” tutur Narain.

Sebagai tokoh masyarakat Hindu Tamil Indonesia, Narain menyampaikan permintaan khusus , “Kami sudah lama berjuang agar hari raya umat Hindu, Depawali dapat dijadikan hari libur nasional. Usulan ini sudah kami perjuangkan sejak tahun 90 an, namun sampai saat ini belum terwujud. Semoga dimasa pemerintahan Jokowi, harapan ini bisa terwujud,” ujar Narain melalui telepon.

baca juga : Cegah Virus Corona dengan Konsumsi Jahe Merah Secara Rutin

Comment

News Feed