Dishub Solo Berlakukan Sanksi Sosial Bagi Pengemudi yang Nekat Parkir di Rel Kereta Api

  • Whatsapp
Berulang kali mobil parkir diatas rel kereta di Solo. (Ilustrasi)
Berulang kali mobil parkir diatas rel kereta di Solo. (Ilustrasi)

HeadLine.co.id, (Solo) – Perlintasan kereta api yang terletak di jalan Mayor Sunaryo, Solo, Jawa Tengah kembali dijadikan sebagai tempat parkir mobil. Peristiwa tersebut diunggah oleh akun facebook bernama Jules Rimet. Dalam video yang diunggah, terlihat masyarakat berusaha memindahkan mobil dengan plat nomor AD 8690 UU dari perlintasan kereta api.

Warga juga tampak kesusahan memindahkan mobil tersebut lantaran dikunci dan direm tangan. Upaya warga membuahkan hasil, mobil akhirnya dapat dipindahkan dari atas rel sehingga KA Bathara Kresna dapat melewati rel dengan aman.

Bacaan Lainnya

Kejadian seperti ini tidak hanya sekali ini saja. Sebelumnya sudah ada beberapa kasus serupa dan lagi-lagi masyarakat lah yang dibuat repot karena harus menggeser mobil dari perlintasan kereta api.

Baca Juga: Edi Sukmoro Tinjau Kesiapan Jalur Reaktivasi Cibatu-Garut, Warga Ucapkan Terimakasih

Menanggapi hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo akan bertindak tegas dengan langsung menderek mobil yang nekat parkir di atas perlintasan kereta api Bathara Kresna.

Tindakan tersebut dilakukan karena selama ini upaya yang sudah dilakukan oleh Dishub tidak membuahkan hasil dan pengendara tetap nekat parkir diatas rel kereta api. Akibatnya perjalanan kereta api Bathara Kresna menjadi terlambat saat tiba di stasiun.

Hari Prihatno selaku Kepala Dishub Solo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan seperti pemasangan rambu-rambu peringatan, pemasangan kamera pengawas hingga memasang pengeras suara untuk mengimbau supaya pengendara tidak parkir di atas rel.

“Berbagai rambu larangan dan pemberitahuan sudah kami pasang. Bahkan ada rambu yang sampai kami turunkan sedikit posisinya agar mudah terbaca oleh pengendara tapi tetap saja ada yang parkir di atas rel,” ucapnya.

Hari menambahkan bahwa selama ini pihaknya sudah rutin melakukan razia parkir di tempat larangan parkir termasuk di kawasan jalan Mayor Sunaryo. Sebagai sanksinya yakni roda mobil akan dilakukan penggembokan.

Baca Juga: Kereta Api Cibatu-Garut Beroperasi Februari, PT KAI Akan Beri Layanan Gratis

Sayangnya tindakan tersebut tidak membuat pemilik mobil jera. Mereka bisa membayar sanksi tersebut supaya gemboknya dapat terbuka.

Oleh karena itu, Hari berinisiatif untuk memberikan sanksi sosial kepada pemilik mobil yang nekat parkir di atas perlintasan kereta api dengan melakukan penderekan mobil dan membawanya ke kantor Dishub Solo.

“Kalau mobilnya diderek kan pemilik mobilnya karena malu karena dilihat banyak orang. Jadi kami berikan sanksi sosial,” tambahnya.

Hari berharap setelah diberlakukannya sanksi tersebut para pemilik mobil tidak lagi nekat memarkirkan mobilnya di atas perlintasan kereta api.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *