oleh

Identitas Berhasil Dikantongi, Polisi Buru Pelaku Penganiayan Brutal di Kulon Progo

HeadLine.co.id, (Yogyakarta) – Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Polres Kulon Progo telah mengantongi identitas pelaku penganiayaan brutal yang terjadi di Kulon Progo pada Sabtu (01/02) malam. Pihak kepolisian juga mengamankan senapan angin dan sepeda motor yang diduga digunakan oleh pelaku dalam aksinya. Hanya saja senjata tajam berupa pedang yang kemungkinan masih dibawa pelaku.

Komisaris Besar Yuliyanto selaku Kepala Bidang Humas, Polda DIY menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian masih mencari keberadaan terduga pelaku yang berinisial S.

baca juga : Buat yang LDR, ini Tips Jalin Hubungan LDR Awet dari Isyana Sarasvati dan Rayhan

“Pelaku ini berbahaya karena senjata tajam yang dipakai olehnya kemungkinan besar masih dibawanya,” ucapnya.

Yuliyanto berharap supaya pelaku segera menyerahkan diri ke Polsek terdekat mengingat identitas sudah dikantongi oleh petugas kepolisian.

Kejadian penganiayaan yang terjadi pada Sabtu 1 Februari 2020 malam berlangsung di dua lokasi. Penganiayaan pertama terjadi pada korban berinisial MA, warga Kapanewon Nanggulan dan YH warga Jakarta yang berdomisili Nanggulan. Dalam kejadian ini, MA terluka akibat bacokan di tangannya sedangkan YH ditodong dengan senapan angin. Kejadian tersebut berlangsung pada pukul 18.30 WIB.

Penganiayaan kedua menimpa korban berinisial MR, warga Kalibawang. Pada pukul 19.30 WIB, korban dipepet pelaku saat sedang mengendarai motor kemudian korban dipukul menggunakan senapan angin. Setelah korban terjatuh pelaku melakukan pembacokan dan mengenai kepala dan punggung korban.

baca juga : Viral Pemotor Hadang Sedan di Klaten, Polisi : Mobil yang Salah

Lebih lanjut, Yuliyanto menjelaskan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh para pelaku melanggar pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, jo 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kapolres Kulon Progo Ajun Komisaris Besar Polisi Tartono mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus penganiayaan tersebut.

“Identitas ketiga pelaku penganiayaan sudah berhasil dikantongi dan kini sedang melakukan pengejaran,” ucapnya.

Tartono menambahkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan senapan angin dan dua sepeda motor yang dipakai oleh pelaku saat penganiayaan. Di motor pelaku, ditemukan bercak darah yang menempel di spion dan spedometer. Hal ini sesuai dengan keterangan saksi yang dihimpun kepolisian.

“Pelaku berjumlah tiga orang dengan mengendarai dua unit sepeda motor. Infonya mereka sedang mencari temannya,” tuturnya.

baca juga : Jogja Darurat Klitih, KADO Minta Polisi Bertindak Tegas

Komentar

News Feed