Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
HukumBeritaDaerahPemerintah

Dugaan Pungli di Lapas Cebongan: Pejabat dan Delapan Warga Binaan Terlibat

2458
×

Dugaan Pungli di Lapas Cebongan: Pejabat dan Delapan Warga Binaan Terlibat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gambar Lapas
Ilustrasi gambar Lapas (ist)

Headline.co.id, Yogyakarta, 24 Mei 2024 ~ Kasus dugaan pungutan liar (pungli) kembali mengguncang Lapas Kelas II B Sleman atau yang dikenal sebagai Lapas Cebongan. Seorang pejabat struktural di lapas tersebut, berinisial M, diduga terlibat dalam praktik ini. Kasus tersebut terungkap pada November 2023, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY, Agung Aribawa.

Baca juga: Tragedi Sungai Oya, Pemancing ditemukan Tewas Tengelam Saat Hendak Ambil Ponsel Jatuh ke Sungai

Dalam keterangannya kepada wartawan yang digelar pada Selasa (21/5/2024), Agung menyatakan bahwa pelanggaran ini berkaitan dengan pelayanan terhadap warga binaan pemasyarakatan. “Pada bulan November 2023, ditemukan adanya pelanggaran disiplin oleh salah satu pegawai kami, berkaitan dengan pelayanan terhadap warga binaan,” ujar Agung.

Agung menjelaskan bahwa modus pungli yang dilakukan oleh M adalah dengan meminta sejumlah uang kepada warga binaan agar mendapatkan kamar di Lapas. Meski detail lengkapnya belum dapat disampaikan, investigasi terkait nominal uang yang disetorkan dan durasi praktik pungli ini masih berlangsung. “Kami masih mendalami jumlah nominal uang dan durasi praktik pungli tersebut,” ungkapnya.

Dalam rangka menangani kasus ini, Lapas Cebongan telah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham DIY, Dirjen Pemasyarakatan, hingga Irjen Kemenkumham. Saat ini, keputusan sanksi untuk M masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal.

Baca juga: Dua Pemancing Tewas Tenggelam di Bantul dalam Tiga Hari

Sejak Januari hingga Maret 2024, tahapan pemeriksaan dan pembinaan terhadap M telah dilakukan. M kini telah dinonaktifkan dari jabatannya dan dialihkan tugas ke Kanwil.

“M telah kami nonaktifkan dan dipindahkan tugasnya ke Kanwil. Kami tinggal menunggu keputusan akhir terkait penjatuhan hukuman disiplin,” jelas Agung.

Jika nantinya terbukti bersalah, M akan menghadapi sanksi berat sesuai dengan Pasal di PP 53, yang mencakup pemberhentian dengan tidak hormat hingga pencopotan dari jabatan.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Gudang Barang Bekas di Bantul, Kerugian Capai Rp 10 Juta

Selain M, pemeriksaan juga dilakukan terhadap beberapa warga binaan yang diduga terlibat dalam praktik pungli ini. Agung menyebutkan bahwa ada delapan warga binaan yang terindikasi terlibat dan telah dipindahkan ke Lapas lain. “Kami telah memindahkan delapan warga binaan yang terindikasi terlibat dalam pelanggaran ini,” tambahnya.

terimakasih telah membaca Dugaan Pungli di Lapas Cebongan: Pejabat dan Delapan Warga Binaan Terlibat semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News Headline dan ikuti berita terbaru di Chanel WA Headline.

Baca juga: Pemerintah Kota Tangerang Terus Lakukan Reformasi Birokrasi dan Penyetaraan Jabatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Orang Tercebur Sumur di utara SMP 3 Gamping Sleman Yogyakarta
Daerah

Headline.co.id, Sleman ~ Seorang nenek berusia 79 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur di rumahnya yang terletak di Dusun Ponowaren, Nogotirto, Gamping, Sleman. Kejadian tragis ini terjadi…

Medali Emas Riz plakat, Motivasi Atlet
Olahraga

Rahasia Motivasi Atlet Meraih Medali Emas ~ Headline.co.id (Sleman). Mencapai puncak kejayaan di dunia olahraga tidaklah mudah. Namun, banyak atlet yang berhasil meraih medali emas di berbagai ajang internasional membuktikan…